Thursday, December 23, 2010

Tips Mengatasi Masakan Keasinan

Tips Mengatasi Masakan Keasinan
Jiahahaha, kenapa ini tiba-tiba buat postingan seperti ini? Iya saya tahu, saya sadar kegelisahan para wanita di luaran sana termasuk saya yang kadang takuuuuuuuuuuuut banget pada awalnya memasak. Jika sudah takut maka akan ketakutan terus trus ujung-ujungnya ngak berani-berani masak, trus???ya terus ngak berani masak gara-gara takut masak tetapi keasinan. 

Memang lain rasanya, jika masak ngak terasa garam diprotes, tetapi masak keasinan lebih diprotes, apalagi ada anggapan di masayarakat yang mengatakan kalau masakannya keasinan eh dibilang mau nikah, tambah cikirut mengkirutlah nyali untuk memasak itu. Padahal kan harusnya kegiatan memasak itu harus happy harus menyenangkan, ya kan? Tetapi sekarang Kita ngak perlu takut jika masakan ke asinan#padahal sah-sah ajha lah kan jika keasinan, banyak kok yang suka asin. Ya, ya, ya, sudahlah agar masakan Kita yang awalnya asiiiiiiiiiiiiiin banget jadi mantapz, ada triknya kok, tenang ajha buuuuuuuuuu.

1. Ambil potongan timun, lalu Anda masukkan ke masakan yang asinnya banget-banget tadi.
2. Anda bisa tambahkan kentang, agar asinnya diserap sama si kentang
3. Selain itu Anda bisa tambahkan labu siam

Nah, gampang kan? Ngak perlu takut masak lagi, karena memasak itu mudah kok dan membahagiakan. Let's do it

Friday, December 3, 2010

Analisis Wacana Citra Perempuan Dalam Film "Berbagi Suami"

Ini ne, hasil kerja keras selama 4 tahun di S1 Ilmu Komunikasi na.

Analisis Wacana Citra Perempuan Dalam Film "Berbagi Suami"
Abstrak

Keberadaan perempuan di dalam sebuah film, memang sangat penting. Tanpa perempuan, film terasa kurang berwarna. Namun tidak jarang permasalahan terhadap perempuan seperti: perempuan hanya dijadikan sebagai objek pelengkap serta perempuan hanya dieskploitasi keindahan tubuhnya kerap dimunculkan dalam film-film yang ada, terutama di dalam film Indonesia. Untuk itu peneliti merasa tertarik meneliti bagaimana pencitraan tokoh perempuan dan bagaimana perempuan dalam menghadapi permasalahan poligami dalam film ”Berbagi Suami”.

Tujuan dari penelitian ini adalah untuk mengetahui pencitraan tokoh perempuan yang ditampilkan dan untuk mengetahui bagaimana perempuan dalam menghadapi permasalahan poligami dalam film ”Berbagi Suami”. Desain penelitian yang digunakan adalah desain penelitian kualitatif. Subjek dari penelitian ini adalah film ”Berbagi Suami”, sedangkan yang menjadi objek penelitian adalah adegan, dialog tokoh, latar dan setting maupun voice over yang menyangkut pemberdayaan perempuan dan permasalahan poligami. Analisis yang digunakan adalah analisis wacana yang diperkenalkan oleh Teun A. Van Dijk, dimana ada tiga dimensi yang membentuk wacana, yaitu teks, kognisi sosial dan konteks sosial. Sementara untuk analisis pendukung, menggunakan analisis semiotik Roland Barthes

Hasil dari penelitian ini terungkap bahwa citra perempuan yang ditampilkan dalam film ”Berbagi Suami” terdiri dari dua pencitraan, yaitu: citra positif, yang menggambarkan bahwa perempuan sebagai makhluk yang cerdas, berwawasan, patuh terhadap suami, patuh terhadap agama, tidak suka bergunjing, memiliki pemikiran yang dewasa, tidak mudah terpancing emosi, dan peduli terhadap kehidupan sosial. Sementara citra negatif melihatkan bahwa perempuan sebagai makhluk yang emosional, pemikirannya belum maju, cemburuan, suka seks, pasrah dengan keadaan dan juga materialistis. Sedangkan perempuan dalam menghadapi poligami, juga digolongkan ke dalam dua kelompok, yaitu: perempuan yang menerima poligami dengan alasan agama, seks, kebutuhan (sandang, pangan, papan) dan juga kesenangan diri. Perempuan yang menolak poligami dengan alasan poligami hanya dijadikan alasan pembenaran bagi laki-laki yang tidak dapat menahan nafsu, serta dengan alasan tidak ingin terbagi kasih sayang yang diterimanya.

Monday, November 29, 2010

Daging Masak Merah



Asiiik...asik, akhirnya menginjak dapur setelah pontang-panting kerja. Yess Daging Masak Merah

Daging Masak Merah

Bahan:
Daging sapi 1/2 kg (potong-potong beri perasan jeruk dan garam goreng)
Cabe merah 10 buah
Bawang putih 2 siung (iris tipis)
Bawang Bombay 1/2 buah (iris tipis)
Kunyit (1 ruas jari)
Tomat 1 buah potong-potong
Daun jeruk
Ketumbar halus
Garam
Gula

Cara membuat:
Daging yang dudah digoreng bisa digepuk, agar lebih gampang dimakan.
Haluskan cabe merah dan kunyit.
Tumis bawang bombay, bawang putih, tambahkan daun jeruk, cabe yang sudah dihaluskan, masukkan daging goreng, ketumbar halus, garam, gula, terakhir masukkan tomat.

Nasi Goreng Kunyit Ba Samba Lado

Ada waktu kosong, hajaaaar ke dapur masak. Masak nasi goyeng (versi kak sofie).

Nasi Goreng Kunyit Ba Samba Lado



Bahan:
Nasi mateng
Kunyit 1 cm
Cabe 5 buah
bawang merah 1 buah
bawang putih 1 buah
udang halus (secukupnya, direndam)
telur 1 buah
garam (secukupnya)
gula (secukupnya)
Minyak untuk menumis
Samba lado yang sudah jadi

Cara Membuat:
haluskan cabe merang, bawang merah dan bawang putih, kunyit, beri sedikit garam, tambahkan uang halus, haluskan kembali. Tumis bumbu halus ini, setelah wangi masukkan telur, aduk rata hingga telur matang, masukkan nasi, tambahkan garam dan gula (sebagai pengganti penyedap), aduk rata hingga mateng.

Friday, November 19, 2010

Poligami: Wanita Boleh Menolak

Masih menyinggung masalah skripsi Saya mengenai "Citra Perempuan Dalam Film Berbagi Suami", tapi tidak membahas skripsi yang sudah beberapa tahun Saya tinggalkan ini. Nah, lebih kepada masalah poligami. Masalah yang satu ini rasanya tidak akan pernah habis bila diperbincangkan. Selalu saja ada jawaban untuk pertanyaan mengapa memilih berpoligami.

Namun dari yang banyak kita lihat, dalam permasalahan poligami, wanita lah yang dirugikan. Kalau boleh memilih, barangkali tidak ada wanita yang mau dibagi kasih sayangnya. Hati siapa pun pasti akan terluka. Memang poligami diperbolehkan dalam agama, namun dengan persyaratan-persyaratan khusus. Hal ini lah yang menggelitik hati saya ketika beberapa orang yang dipoligami bercerita kepada saya, bagaimana susahnya si "Lelaki" itu menghidupi keluarganya. Nah, lantas kah wanita lagi yang selalu dipersalahkan?

Ok kalau ada kelemahan dari si wanita, saya rasa jika ada wanita yang jauh dari sempurna di mata suami, dengan kerelaan justru akan akan memberikan izin. Lalu bagaimana dengan wanita yang sehat? Masih banyak juga kan wanita sehat yang terkena poligami. Alasan apalagi yang dipakai suami untuk menjawab mengapa dia berpoligami.

Banyak kasus yang terjadi justru yang melakukan poligami, mereka yang tergolong ekonomi menengah ke bawah. Untuk mencukupi kebutuhan keluarga inti saja masih kewalahan, tetapi justru ingin menambah. Nah, sebagai wanita kita juga berhak menolak jika keadaannya seperti ini. Apalagi berdasarkan sensus penduduk 2010, jumlah lelaki lebih besar dari pada perempuan, dimana dari 237 juta jiwa, 119 juta laki-laki dan 118 perempuan. Jangan sampai lebih banyak lagi yang mendompleng nafsu sebagai alasan untuk berpoligami. Sesuaikan dengan kemampuan. Seandainya mampu untuk membagi kasih sayang dan lain sebagai dan kondisi istri berada di pihak yang lemah (salah), silahkan. Tetapi jika tidak, cukup satu sajalah. Kalau istilah teman-teman saya 'Ciek se ndak abih-abih dow"

Saturday, November 13, 2010

Steam Eggs Vegetables


Masak yang pake bahan sayur-sayur na tuw sukak lah. Nah, kali ini kita masak Steam Eggs ajha ya. Rasanya enak, bergizi, suai lah untuk si perut kalo lagi laper. Hehehehe. Yang mau dimakan langsung pake nasi hanget juga bisa. Mau digoreng lagi juga bisa. Sama-sama lezatos.

Steam Eggs Vegetables

Bahan:
Telur ayam 2 buah
Kentang 1 buah (diserut)
Wortel 1 buah (diserut)
Daun bawang 1 batang
Daun Seledri 1 batang
Cabe 5 buah diiris
Air kari sedikit
Garam secukupnya
Gula sedikit.

Cara membuat:
Campurkan kentang, wortel, daun bawang, daun sup, cabe, telur, beri garam dan gula. Tambahkan air kari. Masukkan ke dalam cetakan, dan siap untuk di steam.

Perkedel Singkong

Baru sempet posting, jadi semuanya langsung dihajar ajha ach. Masih cemilan ne (taulah sekarang sukak ngemil solanya ndak perlu takut endut, hehehehe). Cemilan yang gampang-gampang ajha, dari singkong, Perkedel singkong. Kebetulan kemarin abis ambil ubi, wuaaah sebatang isinya banyak banget. Ubinya empuk seempuk-empuknya, mpe perkedelnya pecah-pecah. Baiklah ini dia...

Perkedel Singkong

Bahan:
3 Buah singkong (kira-kira 2 kiloan lah) parut
3 Buah daun bawang (potong-potong tipis)
3 buah daun seledri (potong-potong tipis)
6 siung bawang putih
seruas jari kunyit
Garam secukupnya
Minyak untuk menggoreng

Cara membuat:
Haluskan bawang putih, kunyit dan garam, tambahkan ke singkong, tambahkan daun bawang dan daun sup, aduk rata. Ambil sedikit dari bulatkan dan pipihkan, goreng dalam minyak panas hingga kering.

Talam Labu


Pake VGA lage, karena camdignya ge jalan2 ke tempat si kakak

Aduuuuw, ngerasa hutang gitu kalo ini belum di post kan, karena udah janji hendak mempost yang satu ini. Halaaaaaaaaaaah (sedikit melebay ndak apalah ya?). Ni si labu oleh-oleh ibu dari pasar (senang rasanya kalo ibu pulang dari pasar bawa bahan makanan yang banyak).

Talam Labu

Bahan:

Lapisan Kuning (Bahan I)
400 gram labu kuning (kukus dan haluskan)
20 gram tepung sagu
200 cc santan encer
150 gram gula pasir
Garam secukupnya
Minyak untuk mengoles cetakan

Lapisan Putih (Bahan II)
400 cc santan
50 gram gula pasir
30 gram tepung beras
75 cc air
50 gram tepung sagu
Garam secukupnya

Cara Membuat:
Campuran bahan I, aduk rata
Lapisan Putih:
Campurkan semua bahan, masak hingga menjadi bubur
Siapkan cetakan yang sudah diolesi minyak
Tuangkan adonan lapisan labu 3/4 kukus kurleb 10 menit, jika sudah berubah warna dan tidak lengket, tuangkan lapisan putih dan kukus kembali hingga lapisan putih mateng. Keluarkan Talam dari cetakan, tunggu dingin, tinggal dicicipi dech.


Steam It By Tupperware (maaci tuperware)

Thursday, November 11, 2010

Pengurusan Perpanjangan Kartu Tanda Penduduk (KTP)

Untuk anda yang masa berlaku Kartu Tanda Penduduk nya sudah habis, bisa langsung secepatnya mengurus perpanjangan. Hal ini dikarenakan, KTP wajib diperpanjang selambat-lambatnya dalam waktu 14 (empat belas hari) hari sesudah habis masa berlakunya.

Apa saja yang mesti dipersiapkan

Pengurusan di Kantor kecamatan
1. Surat pengantar dari RT/RW
2. Kartu Keluarga
3. KTP yang sudah habis masa berlakunya
4. Pas Foto 3x4 3 lembar
5. Foto Kopi surat nikah (bagi yang sudah menikah, untuk dilihatkan ke petugas)
6. Mengisi formulir
Untuk yang Kartu keluarganya masih yang lama (berwarna kuning), mesti diganti dengan yang komputer.
Satu KTP (1 Leges dari pemerintah), harga legesnya 2500
Satu KK (1 leges dari pemerintah), harga legesnya 2500

Pengurusan di Kantor Kelurahan
1. Formulir yang udah diisi
2. Berkas-berkas dari kantor lurah
3. Foto copy akte kelahiran

Setelah dicek petugas, bayar administrasinya,
Untuk KTP = Rp. 13.000
Untuk KK = Rp. 15.000

Setelah itu, maka kita akan diminta untuk berfoto. Sudah dech, selsai, tinggal nunggu KTP dan KK nya jadi dech.

Kalau ada kendala ataupun hambatan dalam pengurusan nya, silahkan kadukan ke pengaduan KTP di nomer 082883030388 (Pekanbaru)

Tuesday, November 9, 2010

Become Announcer

A...haaaa...what it must be prepared to become Announcer??Many things, i think...hohoho. Ranging from mental readiness, until science readiness. Is't so many things??? Not easy to being announcer. Must know a lot of science, must master the song, understand and operate the equipment have a strong mental. Why i say like that???announcer tirelessly entertaining the audience and provide additional insight. Other than golden voice, flexibel, announcer must have discipline. This absolutely.

one more that must exist when you've decided to become a announcer, professionalism. How not to be the announcer, continues to entertain audiences in any emotional atmosphere was asked to remain happy. In a sad condition must keep smiling happy.


Monday, November 8, 2010

Cara Membuat Tulisan Coret

Mungkin, sebagian sudah pada tahu ya caranya. Tetapi barangkali ada juga yang belum tahu, makanya na mau berbagi ilmu buat teman-teman yang belum tahu. Sebenarnya sich tulisan coret ini ngak fungsional banget, cuma gaya ajha. Cie, cie. Kalau di wordpress, sudah ada pilihannya, nah untuk blogspot belum. Tetapi bisa disiasati kok, tenang ajha.

Cara membuat tulisan coret ini ngak susah, kamu tinggal ketik < trus kamu ketik lagi huruf s trus ketik lagi > ketik lagi tulisan yang mau dicoret, ulangi menulis huruf s seperti langkah pertama, cuma sebelum huruf s nya diberi garis miring. Antara tanda dan tulisan tidak memakai spasi. Contoh: Ngak suka dink. Nah, tercoret kan tulisan dink nya. A haaaaah, jadi selamat mencoba.

Pengurusan Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK)

Menyusul tulisan sebelumnya, mesti dipersiapkan juga dalam pengurusan syarat-syarat untuk mengikuti test CPNS, adalah Surat Keterangan Catatan Kepolisian (SKCK). Tetapi yang tidak mempunyai surat yang satu ini adalah pribadi yang ngak baik lo. Nah, untuk pengurusan surat yang satu ini, adapun yang mesti dipersiapkan atau syarat-syaratnya adalah:

Pengurusan SKCK baru
1. Surat Pengantar dari lurah
2. Foto copy KTP
3. Foto copy Kartu keluarga
4. Pas Foto 4 x 6 5 lembar
5. Map kuning

Pengurusan Perpanjangan SKCK
1. Foto copy SKCK lama
2. Foto copy KTP
3. Foto Copy KK
4. Pas Foto 4 x 6 5 lembar
5. Map Kuning

Sunday, November 7, 2010

Pengurusan Kartu Pencari Kerja AK / I (Kartu Kuning)

Yuhuuu, udah musim CPNS ni kan. Jadinya buat yang berniat mau jadi CPNS pastilah dipersyaratannya harus memiliki kartu pencari kerja (AK /I). Nah untuk yang mau ngurus kartu ini, mesti siapin syarat-syaratnya. Ngak ribet kok. Yang na tulis ini khusus untuk Pekanbaru. Palingan kalau daerah lain ya beda-beda tipis atau bahkan sama.

Pengurusan Kartu Pencari Kerja Baru

Syarat-Syarat:
1. Mengisi formulir pendaftaran
2. Foto Copy KTP Pekanbaru 1 lembar
3. Foto Copy Ijazah 2 lembar
4. Foto ukuran 3 x 4 2 lembar

Biaya Administrasinya Rp. 2.500

Pengurusan Kartu Pencari Kerja Perpanjangan

Syarat-syarat:
1. Fotocopy KTP 1 lembar
2. Foto ukuran 3 x 4 1 lembar
3. Kartu Kuning lama

Soal waktu penyelesaian, sebenarnya cepat, cuma kalo lagi sedang membludak seperti sekarang masukkan hari ini, besok nya udah bisa diambil (ini kondisi sangat ramai). Pengurusan Kartu Kuning di lakukan di Badan Pelayanan Terpadu (BPT) Pekanbaru, belakang kantor walikota, tepatnya di loket VIII.

Ikan Asin Berkuah

Sebenarnya ngak niat buat Ikan asin Berkuah gene. Niatnya cuma mau goreng ikan asin ajha. Ada yang suka ikan asin??? enyakkkkkk ini. Tapi karena sesuatu hal, ikan asin nya ternyata asiiiiin tak tanggung, trus keras. Dari pada ngak kemakan, makanya dibuat berkuah ajha. Prinsipnya sederhana ajha tinggal ditambahin cabe dan bawang-bawangan + tomat ijo, ditambah daun kunyit, diberi air, tapi ngak pake garam lagi cabe nya. Ahaaaa, enaaaak, makan jadi bertambuh-tambuh, selain wangi daun kunyit yang menggoda selera makan.


Cake Ubi Ungu

Masih seputar yang ungu-ungu. Setelah Talam ubi ungu, eksperimen selanjutnya Cake Ubi Ungu.
Marilaaaaah, kita memasak.



Tarrra...ini cakenya

Cake Ubi Ungu

Bahan-Bahan:
300 gr ubi ungu, kukus
270 g gula castor
125 gr blue band, cairkan
5 butir telur, pisah kuning dan putihnya
200 gr terigu + 1/2 sdt baking powder+ sedikit garam
2 bungkus vanili sachet.

Cara:
Panaskan oven 180 derajat celcius, siapkan loyang yang sudah disemir dengan mentega.
Kocok putih telur hingga soft peak (jangan sampe kaku benar) sisihkan
Kocok kuning telur dengan gula hingga mengembang, masukan potongan ubi ungu yang telah dikukus satu persatu sambil terus dikocok, masukkan vanili, tepung terigu sedikit demi sedikit, setelah rata masukkan margarin cair, bakar hingga matang .


Penampakan Ubi Ungu kukusnya

Friday, November 5, 2010

Peristiwa Mengerikan Saat Berkendara Versi Neyna Naya

Semalam pas pulang siaran, eee ketemu ma peristiwa ngak mengenakkan. Jadi kebayang peristiwa-peristiwa apa lagi yang ngak enak kalau sedang berkendara. Hehehehe. Peristiwa Mengerikan.

Ada banyak sebenarnya, tapi baiklah na coba ungkapkan yang na ingat ajha. Secara kan kemampuan mengingat na serba terbatas. Otree. Kalau berkendara, khususnya pake sepeda motor, lebih banyak hambatannya, tapi justru akan jadi tantangan. Hah, macam betol ajhe pon.

Peristiwa paling mengerikan saat berkendara versi Neyna Naya:

# Mogok pas lampu merah
Hahaha, pernah ngalaminnya???Na sich belum pernah. Tapi pasti serem banget ini, udahlah padat banget ya. Trus kan kalau di lampu merah itu pas udah lampu kuning dah pada jalan, trus mogok. Hacks hacks hacks, ngak kebayang gimana rasanya diklakson sejuta umat dari belakang. Belum lagi kadang plus sumpah serapah yang ndak jelas dan tak patut. Tapi mudah-mudahan yang pernah ngalamin, jadiin pengalaman berharga, sebelum berangkat harus cek kondisi kendaraan.

#Kehabisan Bensin
Oh No, kalau yang ini Neyna Naya pernah ngalamin. Ngak enak banget, sumpah, malu harus mendorong sampe ketemu jual minyak / pom bensin. Tapi ini rata-rata karena salah perhitungan alias ceroboh. Berasa cukup ajha gitu kan sampe pom bensin, eh meleset. Ngak lagi-lagi dech kehabisan minyak alias mendorong. Hohoho, capeknya sich ngak seberapa, maluuuu nya ngak tahan. Belum lagi kalau harus buru-buru kan ngejar jam supaya ngak telat.

#Ngak Bawak Surat-Surat Lengkap dan Kelengkapan Berkendara Lainnya
Oooo, kalau ini parah ne kalo ngak dilakuin. Ngeri, gaswat banget. Kalo ngak lengkap, ngak pake helm, ntar kalo jatuh, bisa pecah kepala. Trus kalo keliatan ma pak polisi, bisa kenak tilang, uuuu tau lah ujung-ujungnya gimana, kenak tilang dan kek gitu lah. Ngak pake spion juga fatal tuw. Jadi harus pake spion 2 yach. Kalau ndak bawak surat-surat lengkap juga ntar bisa kenak tilang. Mau kenak tilang, kenak sidang? jangan lupa juga patuhi rambu-rambu lalu lintas.

#Pas di Jalan, Mati Lampu
Hah, ko nyo yang na alami semalam. Ngeri juga ne. Kalam kajuik, kalau istilah ibu na.Mending kalau lampu matinya sebagian. Nah kalau serentak mati, gelap gulita.

#Hujaaan
Ne ngeri juga ne, apalagi hujan lebat petir-petir kan. Mending kalau ada tempat berenti, kalau di pesawangan, widiiih serem. Buat yang ngalamin ini, hujaaan plus petir petir, kalau ada tempat berteduh mending berteduh dulu. Minimal mpe petir2 nya ilang.

#Panaaas
Ne lawan hujan ne, hahaha, berasa terbakar kalau naik motor. Ini lah yang sering terjadi akhir-akhir ini di Pekanbaru tercinta, panas banget. Ampuuuun Tuhan. Jadi kalau terpaksa keluar rumah, mesti siapin jaket, sun block, pake kaos tangan, kaos kaki. Tapia kalau ngak terpaksa keluar rumah, mending ngadem di rumah ajha. Karena selain buat kulit hitem terbakar, bisa buat dehidrasi juga.

Peristiwa Mengerikan bukan? anda pernah mengalami...he he he he

Sunday, October 31, 2010

Kopdar Pertama Na di Bertuah

Alhamdulillah, Minggu 31 Oktober 2010, terlaksana juga niatan buat KOPDAR dengan Blogger Bertuah. Dapet Undangan, Sabtu Sore dech kalau ndak salah via fb. Ajak adek, ajak ponaan yang kebetulan seneng ngeblog juga, dan mereka mau ikutan. Ajak si gadank, tapi sms ndak dibales (eh dibales, tapi lamaaaaaaaaaaaa balesnya).

Minggu pagi, kebetulan ujian, pulang ke rumah, makan, beberes, karena undangan kopdarnya jam 14.00, siap-siap, menunggu-menunggu ini, alhasil, jam 2 kurang dikit masih di rumah, hahahha. Telat dateng. Maaf ya teman-teman. Ujuk-ujuk, melewati jalanan Pekanbaru yang rame, secara hari Minggu kan. Widiiiiiih, muacet. Mpe di MP sudah jam 2 lewat-an lah. Mau markir motor ajha lamaaaa, parkiran penuh, alhasil kita harus markir di belakang (jauh jalan, buat berat badan na turun, ahahahaha, agak melebay dikit). Sampe di MP jam 14.24 lah, hahaha, kata Tukiran pas na tanya di wall, katanya pake spanduk, buat nandain Bertuahny. Clingak-clinguk, keliling -keliling foodcourt MP buat nyari, yang mana ya yang blogger Bertuah. Bulak-balek, akhirnya capek. Terdiam sejenak, mbil mikir gimana caranya ini nanya, mana ngak ada nomer telpon yang bisa dihubungi kan. Ujung-ujungnya, ambil handphone, nge fb, nulis di dinding Bg Atta, yang mana gitu kan Bertuahnya. Huah, perjuangannya berat ini, seketika, jaringan 3 yang biasanya lumayan, mulai melemot, bahkan untuk menunggu tw wall di koment ajha lama dan susah banget. Akhirnya na biarin ajha tuw si handphe bekerja sendiri, sambil menonton adek-adek yang gi kontes desain blog.

Si adek bilang "Uni, kayaknya abang yang di dalam itu pake baju Bertuah lah", karena mata na rabun gitu kan kalo ndak pake kacamata, ya na mana nampak. Akhirnya na pke tuw kacamata yang males banget sebenarnya na pakai, ooo iya, tapi kok sendiri, trus ada di meja penjurian lagi. Belakangan na tahu, si abang itu bg Maryo (semoga ndak salah). Karena letih berdiri, kita pesen minum dan kentang lag kan, niatnya sekalian wi-fi. Eee, pas liat hape yang tadi dibiarin facebookan surang, ada komen dari Bg Hasrinaldi Eri, yang bilang "yang bawa spanduknya belum datang, kami di depan ****** ***.

Rada-rada takut salah, agak segan dan lain-lain bercampur baur untuk menghampiri abang-abang di sana (Blom pernah ketemuan sebelumnya). Akhirnya na berani juga nyamperin. Eee bener, di kaos abang-abang itu ada logo Bertuahnya. Hah, finally ketemu...Ye ye ye ye, horaaaaaay, karena dah keburuan pesan meja, kita pindah ke sana, gabung rame-rame. Setelah salam-salaman, pada nambah yang dateng, rombongan Ci Leny cs, bg Atta n Kak Wina.

Ngobrol banyak hal. Panjang-lebar, kiri kanan, atas-bawah (kalau ini ngarang), wkwkwkkw. Senang lah bisa dapet ilmu banyak, meskipun ngak terlalu lama, nongkrong di sana. Saling add fb, tanya-tanya dan lainnya. Jam Setengah lima, harus cabut, karena mau siaran, si ponaan juga udah ditelponin emaknya. Semoga bisa ikutan Kopdar lagi ma teman-teman Bertuah.

Thursday, October 28, 2010

Bundo dan Superboy Bundo

Habis ngeliat futu-futu wirid di tempat kak Eva, eee ada foto adek yang lucu banget ma na. Comel banget, hehehe, mirip astro boy, tapi adek, superboy ajha lah ya, karena badan adek super gede, super perajuk sekarang, super ganggu kalo bundo sedang masak sama Bundanya adek. Hehehehe



Oseng-Oseng Tsunami

Ibu beli tempe nya, panjanggggggggggg banget, kata si Ibu 3500 harganya (murah euy, belinya di pasar kaget). Nach dibuat oseng-oseng enak tuw sepertinya. Karena banyak banget isinya (kek habis kenak tsunami) ya namain ajha Oseng-Oseng Tsunami. Buat sanak sodara di Kep. Mentawai yang terkena gempa Tsunami yang tabah, semoga bencana ini cpt berakhir.

Oseng-Oseng Tsunami

Bahan: Tempe, potong kotak
Teri
Ubi Jalar ungu
Kentang
Tomat
Cabe di rajang-rajang
Bawang Merah di iris
Bawang putih di iris
Garam
Gula
Minyak Untuk menumis
Daun jeruk
Air
Larutan maizena

Cara Membuat:
Tumis bawang merah, bawang putih, hingga wangi, masukkan cabe merah, daun jeruk, garam, gula, ubi, teri, kentang, beri air, biarkan hingga bahan-bahannya mateng, sambil sekali-sekali diaduk, setelah hampir mateng, masukkan tomat, dan beri larutan maizena.

Tempe Bakar

Kalo ini resepnya ngarang banget, apa yang teringat di otak ajha langsung digunain. Tapi enak banget, jahenya na banyakin, uuuuch, mantepz banget ne rasa jahenya kalo dipadu ma tempe gini, dibakar pulak, ooo sudahlah.


Bahan:
Tempe dipotong, agak gede ngak apa
Santan kental

Bumbu:
Jahe
Kunyit sikit, buat cantik2 in warna nya ajha
Bawang putih
garam
Semua bumbu dihaluskan
Rebus tempe bersama bumbu halus dan santan, sampai bumbu meresap, lalu bakar.

Talam Ubi Ungu

Pas si Ibu ke pasar kaget, beli ubi ungu, beli labu, semuanya kumplit. Naluri memasak na seketika keluar setelah ibu ngeluarin belanjaan nya. Dengan bangga nya pulak dia cerita beli ubi ungu dan labu. Hahahaha, Si Ibu emang cihuy dah.

Si Ubi ungu nya na buat talam Ubi Ungu, resepnya nyontek dari buku Variasi Kue Talam nya Tante Lilly T.Erwin. Resep awalnya sich Talam Bit, tapi na ganti ma Ubi Ungu, adanya itu, hahahaha. Buatnya gampang banget.




Talam Ubi Ungu

Bahan:
400 gr Ubi Ungu (kukus dan haluskan)
200 gr gula pasir
200 cc santan kental
60 gr tepung beras
120 cc air mendidih
40 gr tepung sagu
garam secukupnya
vanili secukupnya
minyak untuk mengoles cetakan

Cara membuat:
Seduh tepung beras dengan air mendidih hingga menjadi bubur dan sisihkan
Campur ubi ungu halus, gula, santan, tepung sagu, garam dan vanili. Campur dengan bubur tepung beras, lalu blender.
Siapkan cetakan, olesi minyak
Tuangkan adonan pada cetakan, kukus kurleb 20 menit.

Sunday, October 24, 2010

Keberadaannya Kian Tergusur

Udah beberapa hari ni tiap pergi dan pulang kerja, selalu ajha menatap dalam-dalam ke bekas lapangan bola. Keingat ajha dulu tuw suasananya jauh lebih menyenangkan lah rasanya, keakraban semakin terjalin. Tiap sore, apalagi kalo dah weekend, abang-abang (banyak yang berbadan tegap-tegap) berlari kian kemari mengiring bola hingga ke gawang. Keringat mereka yang bercucuran serta muka mereka yang mengkilap terkena paparan matahari sore, membuat abang-abang itu sexy di mata na, ketika na masih berstatus sebagai siswa (hehehehe).

Tapi sekarang seiring perkembangan, susah sekali melihat pemandangan seperti itu lagi. Lapangan-lapangan bola yang ada sekarang sudah berubah fungsi menjadi ruko, komplek pertokoan, atau bahkan komplek rumah mewah. Padahal kan na rindu banget dengan keadaan yang seperti itu. Abang-abang dari deket rumah, atau abang-abang dari mana ajha gitu berlari kesana-kemari menunjukkan supportifitasnya dalam olahraga.

Saturday, October 23, 2010

Selalu Excited Di Minggu Pagi

Lagi, lagi dan lagi, Minggu pagi dateng. Senang rasanya masih dapat kesempatan dari Tuhan untuk dapat menikmati Minggu Pagi. Meskipun Sabtu dapet siaran malem, trus Minggu pagi sudah harus siaran lagi, ngak menyurutkan niat, hati dan pikiran.

Wah, ada apa ya di Minggu pagi? Ya seperti yang ada di berita-berita televisi, pagi ini kota tercinta kembali diselimuti kabut asap, namun belum dalam keadaan berbahaya. Katanya mas Reporter di Metro Tv, ini kabut untuk hari ke lima. Semalam justru lebih tebel dari hari ini. Na ngak tahu pasti karena ngak terlalu memperhatikan. Bahkan semalam, penerbangan sampai tertunda segala.

Kabut asap ngak sanggup menghalangi langkah na untuk beraktifitas pagi ini. Sholat, mandi, kemas-kemas, brangkaaaaaaaaaaaaat. Eiiits, tetep bawa bekal buat sarapan. Lega rasanya bisa berada di jalanan pagi ini, karna beda kan dengan suasana kalau Sabtu, dimana jalanan masih rada padat. Dimana-mana, yang terlihat orang berjalan kaki, naik sepeda (jadi pengen pulak naik sepeda di pagi Minggu). Melewati pasar tradisional, agak sedikit padat. Tappi, ini ne yang belum tersampaikan hasratnya sampai sekarang, pengen ke pasar tradisional pagi-pagi. Beli sayur yang masih seger-seger (murah lagi kan?) beli ikan, atau ayam, atau daging. Hohoho, pasti menyenangkan. Trus sarapan bubur di abang gerobak bubur (hope that continues and will not stop hoping, yeaaaaah).


Thursday, October 21, 2010

Belajar Sholat Yuuuk Nak


Kak Sofie selesai sholat Ashar

Agak-agak susah ngajak anak seusia kak Sofie sholat. Kadang mau, kadang merajuk, ndak mau ikutan sholat. Kadang kalo setannya ge banyak, malah Bundo nya ini dilarang sholat "ndak ucah ajha Bundo sholat". Ya Allah, maafkan anak kuw ini.

Kalo sumbatnya ge terbuka, si kakak mau ikutan sholat. Biasanya kalau dia ngak mau, ya dibiarin ajah, kita tetap ajha sholat. Merengek-rengek ya biarin ajha, biar dia tahu lah, ibadah itu lebih penting dari pada menghentikan rengekannya. Kalau Magrib hingga Isya, dia dibawa ke Masjid sholatnya, walaupun cuma tengok-tengok orang sholat. Ya ngak apa, setidaknya dia tahu, kalau orang itu meski sholat. Trus masjid itu tempat Ibadah. Ngak pernah dipaksain mpe mukul dia sech (hehehehe). Usia si kakak masih terlalu kecil kalau harus memberi hukuman jika dia ngak mau sholat. Jadi ya dibiarin aja, kalo dia mau ikutan sholat ya diajak.

Nah kemarin sumbatnya ge terbukak de kayaknya. Mintak uduk, trus bilang "mana telekung kakak Bundo?". Alhamdulillah, si kakak udah mau sholat. Sering-sering kayak gitu mau nya kamu ya nak. Biar Tuhan tambah sayang.

Wednesday, October 20, 2010

Tanda Persahabatan Dari Kak Atie

Sebelumnye nak ucapkan Happy 1st untuk blog Kak Atie . Semoga Kak Atie, terus berkarya. Menjemput tanda persahabatan dari Kak Atie.


Kwetiaw Goreng Seafood

Rasanya enak banget kalo sarapan pake kwetiaw, makanya pas Ibu ke pasar kaget, nitip beliin kwetiaw.


(Kwetiawnya ngak cokelat, karena kurang suka kecap, justru ditambah cabe goreng)

Kwetiaw Goreng Seafood

Bahan:
Kwetiaw pastinya
Seafood (cumi, udang, de le lel dech)
Sawi
Wortel (diserut-serut)
Bawang putih
Bawang bombay
Telur ayam
Kecap manis
Saus tiram
Merica bubuk
Garam
Gula
Minyak Goreng

Cara Membuat:
Tumis bawang bombay dan bawang putih, masukkan seafood, tumis hingga setengah matang, tambahkan telur, aduk hingga telur masak, masukkan kecap, saus tiram, garam, gula, merica bubuk. masukkan sawi dan wortel, masak hingga sayuran layu (kalau na masih ditambah lagi dengan cabe goreng), terakhir masukkan kwetiaw, aduk-aduk hingga bumbu tercampur rata.

Black Forest

Testing, testing, kali pertama ni buat BF. Apalagi buat nya di hari minggu, secara kegiatan padat kan. Jadinya, ya yang gampang-gampang ajha. Beli tepung BF yang udah jadi, trus tepung Whippy Cream yang dah jadi. Hahaha, serba praktis (padahal ndak mau repot tuw). Black Forest na, buat kue ultah si abang.



Untuk Percobaan pertama, jadilah ne ndak

Balck Forest

Bahan:
Tepung Pondan Black Forest
Telur 10 butir (4 kuningnya saja)
Mentega 1 ons dicairkan
Margarin 1 ons dicairkan
Selai Strobery madu

Whippy Cream:
Tepung Whippy Cream
Air Es

Toping:
DCC
Buah-buahan
cokelat tim

Cara membuat:
Kocok telur hingga mengembang, masukkan tepung Black Forest, saus cokelat (ada dalam kemasan), kocok hingga mengembang. Terakhir masukkan mentega dan margarin cair. Masukkan ke dalam 2 loyang atau 3 loyang. Panggang

Dinginkan sebentar Black forestnya, setelah itu kuliti. Berikan selai pada lapisan pertama, tutup dengan lapisan kedua. Siap dihias dengan Whippy Cream, DCC, dan buah-buahan.

Kolak Pisang

Begini lah kalau sudah maniak dengan pisang, ngak bisa lihat pisang nganggur de, langsung ajha di sikat. Kali ini dibuat kolak ajha, buat nemenin nuntun Realigi di Trans TV

Kolak Pisang



Bahan:

6 Buah pisang, potong-potong
Santan, dari sebutir kelapa (ukuran kecil, hasil panen kelapa samping rumah)
Gula Merah + gula putih secukupnya
Garam, seiprit ajha
Daun Pandan

Cara:
Masak santan, bersama gula, garam, dan daun pandan, masukkan pisang, aduk-aduk hingga mendidih. Lebih enak, kalo makan nya ditambah pulut.

Tahu Kebajiran Tomat

wkwkwkkw. Apalah judul masakan na kali ini, melawak se judulnyow. Habisnya bingung mau dinamain apa. Sup tak pulak, tumis tapi ada kuahnya. Jadi ya na namain Tahu kebanjiran Tomat ajha. Berawal dari kelaparan pagi-pagi buta, clingak-clinguk ngeliat dalam kulkas, ada tahu. Kebetulan pulak kan na sukak tomat, katanya Lycopene di dalam tomat banyak.




Tahu Kebanjiran Tomat

Bahan:
3 Buah tahu petak ukuran sedang
1 Buah kentang ukuran sedang
1 Buah tomat yang gede
1/2 Bawang Bombai
2 Siung Bawang putih (na sukak, makanya banyak).
Garam
Gula
Air
Maizena yang dicairkan
Minyak Untuk Menumis

Cara:
Tumis Bawang bombai, bawang putih hingga layu, masukkan tahu yang sudah dipitong-potong, kentang yang sudah dipotong-potong, biarkan setengah layu, beri air secukupnya, beri garam dan gula, setelah hampir masak, masukkan tomat dan maizena (biar lebih mengental). Tunggu hingga masak. Sajikan.

Air Sempayang


Air Sempayang

Kemarin sempat terkena demam. Sepertinya tepar akibat cuaca yang tidak menentu. Siang panas-sepanas panasnya, giliran malam hujan. Jadilah sering hujan-hujanan. Lama banget baru nafsu makan, ngak tahu kenapa selera makan tiba-tiba ajha menyurut, hilang entah kemana. Sempat letoy juga na kemarin tuw. Kesian pulak kek nya Ibu ngeliatnya.

Ibu bilang ke na, besok Ibu belikkan sempayang biar panasnya benar-benar hilang. Okelah Ibu, secara sempayang ini ngak pahit, jadi na yes, yes kan ajha. Dulu waktu masih kcil, kalo sakit sering de diminumkan sempayang. Na paling suka dulu telur kodok nya a.k.a selasih. Ntar telur kodok yang menempel di kayu-kayunya itu na jilatin (wkwkwk). Tapi sekarang, ngak segitu bangetlah.

Sempayang itu kata Ibu sich, buat nurunin panas. Cuma ada kayunya tipis-tipis (ngak tahu juga na kayu apaan itu) dan selasih. Ntar diseduh, diminum airnya. Warna nya cantik, seperti sirup gitu.

Bakar Jagung Ala Sekuntum 2

Ini nich, kegiatan yang belum pudar di gang rumah na, kebersamaan. Yapz, na suka kebersamaan, jadi ngak heran kalo kami tuw sering duduk-duduk, cerita-cerita, curhat-curhat, ketawa-ketiwi, hihihi.

Beberapa Minggu yang lalu, Bude habis panen jagung dari rumah Mbak Yun. Mmmm, jagung nya manis banget (mentah nya ajha dah manis banget uey). Jadilah kita malam itu bakar-bakaran jagung. Angin kecang, mau ujan lagi. So, keadaan itu semakin memudahkan tugas kita, jadi ngak perlu capek ngipas-ngipas jangungnya. Manggangnya tradisional banget, pake anglo. Menyenangkan, rame-rame dalam kegelapan, makanya bakar jagungnya mpe gosong (keasyikan cerita ne keknya).





Lek dan adek2 yang kipas

Surat Cinta Dari Tupperware

Asiiik, asiiik, na senang-senang, senang. Sekian lama menanti surat cinta dari Tupperware Shecan, akhirnya na dikirimi juga. Berasa mendapat surat cinta dari si pacar ajha dech, beneran, sumpe dech, hehehe.


Surat Cinta

Surat cintanya udah na tukerin ke Tupperware di Harapan Raya. Tapi banyak stok yang kosong, jadinya sembarang ambil ajha lagi. Belum lagi, buru-buru pulak mau siaran. Thank To Tupperware and Tupperware SheCan "Bersinarlah Wanita Indonesia".

Friday, October 1, 2010

Bakwan Sayur

Baru sempat posting, setelah beberapa hari terkapar tak bedaye.Hohoho, ngak sanggup berpikir keras maksudnya, leyoyyy, cuma sanggup update status di fb. Klo update status kan, sambil setengah bangun juga bisa, hackshackshacks.

Baiklah, Pekanbaru udah mulai musim hujan...Dingiiiin, dingiiiin. Hujan terus tiap hari, mpe na tekapar demam kenak hujan hari-hari pulang siaran, nasiiiib-nasiiiib. Jadi supaya ngak kedinginan, kita buat cemilan yang hanget-hanget yuuuk, trenk terenk terenk, Bakwan sayur.


Bakwan Sayur Na
Bakwan Sayur

Bahan:
Wortel, iris tipis (2 buah yang kecil ajha)
Buncis, iris tipis (segenggaman na, hohoho)
Kol, iris tipis (sedikit ajha, ya segenggaman)
Daun bawang, iris
200 g tepung terigu
1 butir telur
1 sdt baking powder
air secukupnya

Bumbu:
2 siung bawang putih, haluskan
3 siung bawang merah, haluskan
garam

Kuah Cabe:
2 siung Bawang merah, iris
1 siung bawang putih., iris
daun bawang, seikit, iris
tomat, iris kecil
1 sdm cabe giling (males giling)
garam
air

Cara membuat:
Tumis bumbu halus hingga wangi, masukkan wortel, buncis, kol, dan daun bawang, masak hingga sayuran layu
Tambahkan garam, merica dan gula, sisihkan.
Campur terigu, bking powder dan telur. Aduk rata dan beri air hingga adonan pas, masukkan tumisan sayur, aduk rata, tambahkan garam bila belum terasa garamnya, aduk rata dan goreng, hingga kering

Kuah:
Tumis bawang merah, bawang utih, daun bawang, tomat.
Masukkan cabe giling, tambahkan garam, gula, dan air, hingga mendidih.

Sunday, September 26, 2010

Banana Cake a.k.a Bolu Pisang

Tak sabar rasanya pengen bolu pisang lagi. Makanya Sabtu pagi, udah memuncak, rasanya udah di ubun-ubun pengen bolu pisang. Mana toko kue tempat biasanya beli banana cake, belum buka lagi. Kebetulan di rumah ada pula pisang. Lepas siaran, ngak tanggung letihnya. Istirahat dulu. Dan abis magrib baru beraksi...hohohoho, ini percobaan buat banana cake yang kedua kalinya. Kalau yang pertama rada bantat, yang kedua lumayanlah, not bad. Resepnya pinjem resep UmmFarah cuma ditambah dan dikurangin dikit sesuai kebutuhan. Makasih resepnya ya umi

Banana Cake a.k.a Bolu Pisang

Bahan-bahan:
4 Buah pisang kavendis, potong-potong (na pakai 5, karena pisangnya kecil)
250 g gula castor
125 gr blue band, cairkan
5 butir telur, pisah kuning dan putihnya
200 gr terigu + 1/2 sdt baking powder+ sedikit garam
2 bungkus vanili sachet.

Cara:
Panaskan oven 180 derjat celcius, siapkan loyang yang sudah disemir dengan mentega.
Kocok putih telur hingga soft peak (jangan sampe kaku benar) sisihkan
Kocok kuning telur dengan gula hingga mengembang, masukan potongan pisang satu persatu sambil terus dikocok, masukkan vanili, tepung terigu sedikit demi sedikit, setelah rata masukkan margarin cair, bakar hingga matang .



Thursday, September 23, 2010

Mie Telur Kuah Siram Tomat

Sejak sore Pekanbaru dilanda hujan lebat. Ngak cuma lebat, disertai juga dengan petiiiir. Bikin kaget, bentar-bentar duaaaaaaar. Studio lebih parah, disertai mati lampu. Untung ajha rame di studio, jadi ngak horor banget jadinya.

Pulangnya hujan-hujanan dari radio, sampe rumah ya basah kusup. Jangankan sampe rumah, setengah jalan ajha udah kuyup. Keluarlah kebiasaan na klo kenak air hujan, suka merah-merah gitu, semalam lebih parah, babidek-bidek, hohoho. Sepanjang jalan, udah kebayang makanan panas, apa ya kira-kira yang bisa dibuat yang cepet dingin-dingin gene.

Sampe rumah, langsung cek kulkas, ada mie telur, jadi lah si mie telur korban na malam tuw. Ada tomat, wiw, na suka banget tomat kalo dimasak.

Mie Telur Kuah Siram Tomat



Bahan:
Mie telur 1/2 bungkus ajha, rendam dengan air hangat, tiriskan
Tomat 1 buah, potong-potong
Bawang merah 2 buah, iris-iris
bawang putih 1 siung, iris-iris
daun bawang sedikit ajha iris-iris
Bumbu kambing, seujung sendok makan
lada secukupnya
cabe goreng sedikit ajha (na suka pedes)
Air secukupnya
Garam secukupnya

Cara:
Tumis, bawang merah, bawang putih dan daun bawang hingga wangi, masukkan tomat, cabe goreng, lada, dan bumbu kambing, beri air dan garam aduk hingga mendidih. Setelah itu tuangin ke mie telur yang sudah dtiriskan

Puding Susu Kuini

Uhuuuuy, masih seputaran kuini nech. Kemaren kan sempet ngences ma kuini kan, gara-gara ngak boleh bukak sama si Ibu. Ach, semalam udah ngak tahan lagi melihat kuini itu tergeletak manis di atas meja. Serasa mengejek-ngejekna dia. Mencibir-cibir na tiap kali na lewat dekat meja makan itu.

Alhasil, ketika Ibu pergi ke warung, udah ngak tahan na pengen makannya. Harusnya siaran paghi, cuman jadwal baru dah keluar, jadinya na dapet jadwal siang. Dari pada bengong-bengonk ngak jelas kan, na berfikir-fikir, mau diapain lah si kuini ini ya. Ahaaa, ada agar-agar powder gitu yang baru na beli menjelang raya kemaren. Na pengen buat puding susu kuini ajha ach.Hahahahay, na bukak tuw si kuini.

Puding Susu Kuini





Bahan:
Agar-agar powder 1 bungkus
Kuini setengah buah yang sudah dipotong-potong.
Gula secukupnya
Susu secukupnya
Garam sedikit ajha

Cara membuat:
Masak semua bahan, kecuali kuini, hingga mendidih sambil diaduk-aduk, setelah mendidih, tuangkan ke cetakan puding, masukkan kuini, tunggu hingga dingin, masukkan lemari pendingin, biar lebih asiiik gitu

Friday, September 17, 2010

Makan Siang Di Foodcourt Mall SKA

Ya Allah canggihnya saia makan siang ajha di Mall. Hacks hacks hacks, tapi makan siangnya bareng-bareng temen-temen, kakak-kakak dan abang-abang saia. Kita reunian, jadi sekalian makan-makan lah, mumpung dalam suasanya Idul Fitri. Intip dulu, saia makan apa yuuuuk


Coba lah tengok, kok ngak nyambung gitu ya, makan nya kwetiaw goreng sapi, minumnya banana split, tapi ndak papa lah, na pengen nya makan dan minum itu. Enaaaaaaaaak euy, apalagi kan makan dan minumnya dibayarin, widiiiiih tambah enak jadinya saia makannya. Kenyang, wareg malahan. hehehehe. Thx untuk yang udah trakter ya

Thursday, September 16, 2010

Pembatasan Subsidi BBM, Setujukah???

Belakangan yang ada diberita kebanyakan soal yang satu ini "Pembatasan Subsidi BBM". Tadi pagi kembali na sama Ayah menyaksikan berita yang satu ini di TV one. Sebenarnya sich masih kontroversi ya soal yang satu ini. Tetapi ini harus segera dilakukan, supaya pemerintah tidak nombok biaya subsidi.

Ada yang menarik dari hal yang satu ini, yang pada akhirnya menimbulkan komentar juga dari na dan Ayah. Sebenarnya na setuju banget dengan rencana yang satu ini. Ayah pun begitu. Apalagi kan pada awal pelaksanaan nya nanti pemberlakuan nya hanya untuk mobil pribadi dengan tahun 2005 ke atas. Tapi kala kita cermati na sich lebih setuju kalau subsidi dihapuskan saja. Nah lo, kenapa itu na?na udah banyak duit apa?(Hahaha, ngak juga). Na sich lebih setuju kalau subsidi itu hanya diberikan untuk kendaraan umum saja. Kendaraan pribadi semuanya dihilangin subsidi nya. Hanya pendapat pribadi ne ya, sekarang ajha kan harga premium tuw 4.500, pertamax 6.900. Kalau hanya kendaraan umum yang diberikan subsidi, jadinya kan bisa mengurangi macet. Kendaraan pribadi jadi ngak sebanyak sekarang. Ngak boros kan?Lagian kalau pemberlakuannya hanya untuk 2005 ke atas, apa ngak mungkin tuw, ntar yang 2005 ke bawah isi minyak banyak-banyak ntr dijual (hahaha, hanya pemikiran saia yang kemampuan otaknya terbatas ini saja).

Tapi Ayah beda lagi, kalau menurut Ayah, dikurangi ajha lah subsidinya. Jadinya lebih mahal beli premium nya. Tetap juga tujuannya mengurangi kendaraan pribadi, supaya jalanan ngak macet. Mudah-mudahan apapun keputusannya, itu merupakan keputusan terbaik untuk masyarakat. Kita dukung saja yang terbaik itu

Reuni Alumni Komppos-Em Unri

Alhamdulillah, tahun ini bisa ngumpul-ngumpul lagi dengan sesama alumni Komppos-Em Unri. Komppos, buat na punya banyak kenangan. Tapi rata-rata tuw kenangan indah semua. Beberapa hari sebelum hari-H dapet sms dari kak Rani yang mengabarkan kalau bakalan ada halal bi halala alumni ntar hari Senin, tempet menyusul. Ngak lama, sms lagi, tahunya pindah hari kamis, jam 9 pagi di soto bude. Beberapa hari nya lagi dapet sms lagi, ada pemindahan lokasi acara ke Foodcourt Mall SKA, hari kamis jam 09.30 pagi.

Awalnya ketika di soto bude, sempat mikir-mikir juga, karena tempatnya kan lumayan jauh, saia mau pergi sama siapa coba. Alhamdulillah dipindah ke Foodcourt, jadi kan deket dari rumah. Tapi pas hari H yang kebetulan libur, na kan jadi malas-malasan, jadinya siap sholat Subuh, lanjut taidor lagi. Jadinya bangunnya jam 9.00 an, habis itu nyuci piring, beres-beres, jadinya siap jam 10.a gitu lah kan. Jadinya sampe SKA jam setengah sebelasan jadinya. Sampe di SKA udah ada kak Rani, Kak Ewi, Lisa, dan Bang Edi, masih banyak kan tuw yang belum dateng???jadinya menunggu dan menunggu. Tahu kan kegiatan wajib yang dilakukan ketika menunggu? Huhuhu, berfoto, wajib itu.

Jam 12-an, dah pada rame yang dateng kita pindah meja ke yang lebih gede, biar muat gitu. Tahunya tetep ajha ngak muat, jadinya mejanya kita gabung-gabungin ajha, biar rame, jadi ntr yang kerja juga biar ada kerja ngerapihin lagi meja dan kursinya. Sampe di meja, diawali dengan pesan makanan yang ribeeeeeeet banget.Gitu lah kalo dah ngumpul rame-rame jadi rieweh euy. Akhirnya pesan makanan membingungkan mbak-mbak nya, bon nya pengen sendiri-sendiri. Na minumannya dah dicatetin sama si mbak-mbak nya, eee tahunya di bayarin bang Edi (makasih bang Edi). Trus bon makanan nya, kumpulin sama CKD, sumpah na cuma becanda pas ngumpulin bon pada bilangin, "Sini-sini kumpulin CKD yang bayarinin". Hahahaha, becanda akhirnya serius. Yes yes yes dibayarin lagi (Makasih, makasih). Sembari nunggu makanan nya dateng ya sudahlah berfoto lagi dan cerita bongak-bongak lagi.

Yuhuuuu, makanan yang ditunggu dateng, asiiiik, asiiiik, mari makan. Habis makan ya lanjut lagi cerita-cerita nya, futu-futu an lagi, dan tuker-tukeran nomer hapeh lagi. Sampe kita sholat bergantian, trus pulang. Miss the moment,kangen all about komppos-em lagi.

Tuesday, September 14, 2010

Cemilan di Ramadhan dan Idul Fitri

Tak terasa Ramadhan sudah terlewati dan sekarang ada di bulan Syawal. Banyak makanan yang berkeliaran selama Ramadhan dan Idul Fitri kemarin yang sudah berbaik hati singgah ke perut na. Senang bisa makan sesukanya (maaf-maaf tak ada kamus diet di hidup saia), makanya santai ajha untuk makan apapun.

Ne sebagian dari si teman-teman yang sudah na lahap dengan kalapnya (wuahahaha, macam betul ajha si Neyna ne mah)


Brownies Kukus Pandan


Lapek Bugis Ketan Hitam


Banana Cake


Bolu kukus


Si Lontong ndak jaleh nyelip satu
(lontong acak kadut, pakai rendang paru, bihun, sambal kering tempe, dan sayur tauco)

Alhamdulillah Dapat Pencerahan Tentang Khitbah Dari Ustazah

Senang rasanya, ketika Ramadhan dapat siaran jam 5 sore. Siaran di Pengajian Sore Tambah Amal di Bulan Ramadhan bersama ustazah-ustazah dari Majelis Hizbut Tahrir Indonesia Wilayah Pekanbaru. Kebetulan tema yang dibahas kemaren itu Pergaulan dalam Islam.

Awalnya na memang zero lah pengetahuan na tentang khitbah ini. Yang na tahu Ta'aruf ataupun khitbah ya seperti yang diperlihatkan atau pun dipertontonkan oleh teman-teman rohis na. Layaknya orang pacaran, tapi ngak pegang-pegangan tangan. Ngak kising-kisingan. Beneran, mereka masih tetap ketemu, malah sering ketemu semakin sering malahan yang na lihat. Pandangan biasa ajha ngak ada ditundukkan, menggombal atau menggatal di fb juga terus berjalan. Awalnya seperti itu lah pemikiran na tentang ta'aruf atau pun tahapan khitbah, karena kurang pengetahuan dan na anggap temen-temen rohis tuw bener, makanya na juga berfikiran seperti itu.

Ternyata, untuk tahapan yang lebih jauh seperti khitbah saja masih belum bisa bebas untuk ketemu-ketemuan. Yach tarok lah kalau teman-temen ku itu bilang "Kan cuma ketemuan, ngobrol-ngobrol ajha ngak ngapa-ngapain". Ternyata tetep ngak boleh. Ngak ada yang menjamin itu cuma ngobrol-ngobrol. Kata ustazah udah khitbah pun, kalaupun ingin ketemuan, itu yang perempuan, wajib dengan mahromnya, ngak boleh cuma diumbok sama kawan ajha, ndak sah lah istilahnya kaya bu ustazah. Trus kalaupun sudah khitbah sebenarnya belum boleh digembor-gemborkan, karena dalam tahap pendekatan sperti itu, semuanya tentang kekurangan kita dibahas, jadi kalau sudah digembor-gemborkan, trus ngak jadi menikah, akan menimbulkan fitnah bagi orang lain. Islam memang detail menjaga hambanya, cuma masalahnya, pengetahuan kita tentang itu mungkin yang kurang (kayakna kemarin, ngak tahu nya banyak). Alhamdulillah lah na kemana-mana masih sama Ayah, sama mahromna. Jadi ngerti na alasan Ayah mau na repotkan kemana pun na pergi, tahunya untuk menjaga anak perempuan nya ini. Makasih Ayah, luv u ayah. Ternyata sikap yang dicontoh kan dan dipertontonkan temen-temen rohis na itu salah banget, cuma gimana cara negurnya ya, ntar malah dibilang "sok-sok an na nya", karena mereka nganggap selama ini kan mereka lebih tahu kalau urusan agama dari na, berjilbab panjang, dan berjanggut. Na bicara satu kata ajha, dijejali hadist sama si rohiswatinya itu (tak etis kalau disebutkan namanya), seolah orang seperti na ngak berhak ngomong agama di depan dia.

Makasih Allah udah kasih pencerahan tentang pandangan-pandangan sesat itu. Makasih Bu ustazah dari HTI, atas ilmu baru yang diberikan ke na. Semakin rajin na sekarang mendengarkan "Cermin Wanita Solihah", gaweannya muslimah HTI.

Thursday, September 9, 2010

Like Father, Like Me

Ada-ada saja ini judulnya. Yang ada itu juga Like Father like son ya?wkwkwk. Tak pe lah. Eee tapi bener lho, kok na tuw mirip banget ayah. Pinternya (hoalah, narsichnya kamu na), tegasnya, trus ne barusan nyadar, kita bedua tuw punya satu buah alis mata yang panjangnya melebihi yang lainnya. Tapi na ndak mau sama-sama punya temen kek seorang eh sebuah eh se apa ya nyebutnya. Temen yang ayah ndak pernah liat. Na ndak seberani ayah soalnya.

Ayah tuw punya temen dari waktu muda. Temennya tuw sering ngingatin si Ayah kalo ayah lupa sholat Isya. Tapi cara ngingatinnya tuw ndak enak, digaruk, mpe pedich gitu kan, berjejak kukunya. Hahaha, na ndak berani ndak talok kalo digituinnya.

Tapi kadang si temandz ayah ini, iseng juga, Ayah dah sholat Isya juga kadang digaruknya juga. Soalnya sekarang ne perbandingan Ayah sholat di rumah tuw 3:1. Pernah si Ayahnya kaget, wajarlah kan kalo kaget, refleks, trus menggenggemnya, tergenggam dia. Abis tuw ilang. Semoga Ayah selalu diingatkan de sama si temand kalo Ayah lupa

Saturday, September 4, 2010

Request Azan Magrib

Hampir tiga tahun na ada di dunia siaran ini. Rasanya sudah banyak juga kejadian-kejadian lucu yang na dapatin. Ngak jarang, kejadian yang menjengkelkan juga ada. Tapi hadapi dengan senyuman. Dapet pendengar yang freak juga ada. Sebenarnya ada kenikmatan stersendiri, kala kita udah ada di ruang siaran itu. Keluar dari diri kita yang sesungguhnya, menjadi pribadi yang bisa dibilang perfect, dimana-mana diodolakan (halah, halah, halah). Kalau sudah di radio kesannya mantapz banget ya, pintar, wawasannya tinggi, friendly banget, ramah, de le lel dech.

Belakangan, ada yang lebih menggelitik tenggorokanna (eh ngak dink, kalau begitu batuk donk, hehehe). Menggelitik apa ya? pokoknya kejadian yang lain lah. Apalagi ne kan bulan Ramadhan yach, enak ada yang ngirimin THR, wiiih enak lah. Kebetulan kan na langganan fb by sms/mms dari gsm 3. Jadi update an status temen-temen fb tuw masuk ke handphone na berupa sms. Nach suatu waktu itu ada status dari temen FB na, namanya Ryan Oczio Antameng, dia nulis status seperti ini "Request Azan magrib ke radio bisa ndak ya?". OMG padahal itu baru jam 2 siang. Baru kali ini na denger ada orang yang request azan magrib secepat itu. Luctu de kamu Ryan (adek yang lucu)

Buku Resep

Yuhuuuuuuuuuuu dapet buku resep lagi dari mbak trisna. Buku resep yang sudah keberapa kali ne ya. Karena sebelum-sebelum ini udah pernah juga dikasih buku resep, tapi...lupa narok di mana. Maafkan aku mbak tris, diriku lupa, maklum hanya manusia biassa. Buku resep kali ini tentang variasi kue talam dan variasi pergedel. Yang satu manis yang satu pedes-pedes gimana gitu kan.



Semogalah, semakin rajin na buat makanan, cemilan. Biar ada yang bisa dikulek-kulek. Tapi ini karena mintak yang kebeberapa kali, katanya dibarter dengan keripik pisang. Oh baiklah, kemarin na kan buat kripik pisangnya satu tandan, akan na berikan untuk mbak trisna, setempat chicken wing dari PH kemarin. Cukup lah tuw ndak.

Tuesday, August 31, 2010

I Love You Mam


My Bunda



Bersamanya aku senang


Tulisan khusus untuk Ibunda tercinta, yang hari ini 01 September 2010, mengulang hari kelahiran yang ke-51


Bunda...
Entah bagaimana dan dengan cara apa
Aku harus membalas kasih sayangmu yang tiada tara
Bunda...
Percayalah, aku akan selalu menyayangimu
Hingga akhir nyawaku

Saat ini yang ingin kulakukan
Menggantikan peluh dan penatmu
Mengahdirkan senyum tawa di hidupmu
Memeluk erat-erat tubuhmu
Menciumimu dan mengatakan
Bahwa aku sangat dan teramat sangat mencintaimu

Masih jelas kuingat
Betapa di tengah tidur nyenyak
Kala malam datang menggoda
Kala kepenatan datang menyapa
Masih sempat dirimu
Masih rela untuk bangun dari segala kenikmatan tidur
Hanya untuk merapikan selimutku
Memperhatikan sekujur tubuhku
Dan menghalau setiap nyamuk nakal yang menghinggapiku

Masih jelas kuingat
Betapa wajah harumuw terpancar
Setahunan yang lalu
Kala itu, aku masuk dalam jajaran pemuncak di kampusku
Senyum bisa melihat senyum bahagiamu bunda
Ketika mendapatkan ucapan selamat dari dekanku

Bunda...
Tak pernah lelah dirimu mencintaiku
Menyayangiku dengan sepenuh jiwamu
Tak pernah lelah mengingatkan akan kewajiban sholatku

Tak bisa kubayangkan
Betapa tidak terurusnya aku tanpamu
Betapa tidak enaknya masak di dapur tanpa berkolaborasi denganmu
Betapa aku tidak akan jadi seperti sekarang tanpa belaianmu
Tanpa kasih sayang dan cinta darimu yang begitu tulus

Bunda...
Aku sangat mencintaimu
Menyayangimu semampuku
Kala kubersedih, ku tahu batinmu juga turut bersedih
Kala aku bahagia, tertawa, dirimu juga kana ikut tertawa
Selalu kupinta kepada-Nya untuk selalu menjagamu
Dalam lindungan-Nya
Selalu memberimu kebahagiaan dalam tiap hal yang terlaksanakan
Bunda...
Bersamamu aku senang

-Peluk ciumku untukmu Bunda-

Monday, August 30, 2010

Menilik Hakekat Buka Bareng

Ada satu kebiasaan yang sepertinya booming di bulan Ramadhan ini selain Sahur, buka, tajil, dan ngabuburit. Ya kebiasaan Buka Bareng atau kalau bahasa kerennya "Bubar". Apalagi kalo usia udah sangat besar, seperti saya ini lah contohnya, udah 24 tahun, hahaha, ajakan buka barengnya juga banyak, mulai dari BUBAR dengan temen-temen SD, bubar dengan temen-temen SMP, bubar dengan temen-temen SMA, bubar dengan temen-temen kuliah S1,bubar dengan adek-adek kampus (organisasi), bubar dengan big fams dan bubar dengan temen-temen kantor. Oh, itu baru pendidikan terakhir saia S1, apalagi kalau saia sudah S3, akan lebih banyak lagi tuw ya undangan/ajakan bubarnya.

Buka barenk, kalau dilihat artinya yaitu buka yang dilakukan bersama-sama. Ibadah sama-sama, tapi bukan ngak sholat bersama-sama ya. Tetapi kenyataan nya yang na lihat belakangan, buka barenk itu lebih kepada seneng bareng-bareng ajha, haha hihi, keasyikan kumpul sampe lupa sholat. Makanya ketika ada ajakan buka barenk na lebih selektif untuk terima. Selain karena kadang harus bertugas di radio sore-sore mpe malam, yang tidak memungkinkan untuk ikutan. Seperti kemaren ada undangan bubar dengan temen-temen blogger bertuah, mohon maaf ngak bisa dateng, karena siaran sore sampe malam. Widiiiiiiiih, tegas banget na kalo milih tempat buka barenk. Apa ajha ya kriteria tempat buka barenk yang na terapin. Simple ajha sich sebenarnya asal tempatnya ada tempat sholatnya. Ketika ada tawaran bubar di pinggir jalan, batin na langsung teriak "No". Karena tuw tempat di pinggir jalan, tak ada tempat sholat, mesjid juga agak jauh dan itu harus nyebrang gitu. Jam berapa akan sholat kalau keadaannya seperti itu?

Dimana pun buka barenk nya, na tetap terapkan pola berbuka seperti di rumah, habis membatalkan puasa dengan buah, atau air, langsung sholat, ntar habis sholat baru makan. Habis makan jalan kaki ke masjid bareng-barenk. Jadi intinya, buka barenk itu bagus ya, karena bisa ngumpul, ketemuan, lepas kangen ma temen-temen lama, silahturahim, tapi harusa bijak juga pilih tempatnya. Jangan asal pilih tempat yang jadi tempat favorit tongkrongan trus buat jaga gengsi mau buka di sana juga. Apa gunanya kan puasa, buka puasa, tapi ngak sholat magrib, sama ajha bo'onk, mending bukanya di rumah ajha lah sama Ayah, sama Ibu.

Saturday, August 28, 2010

Gulai Pucuk Ubi Ikan Salai

Ahaaaaaa, ada yang sukak pucuk ubi? ada yang suka ikan salai? Kalau na sukak dua-duanya lah. Kalau Ikan salai kan emang khas banget ne dari Riau. Enyak ikannya, bederuk-deruk gitu kalo di goreng. Tapi kalau digulai, ya jadi liok sikit, tapi tetap enaaaaaaaak lah.
Makannya masih ditambah dengan ikan nila goreng


Belut Cabe Hijau


Yuuuuuuuuuuuuuuuhuuuuuuuuuuuuu, masak belut lage. Ne Sambal kesukaan di keluarga, favorit gitu, tak ada takut, tak geli liat belut yang like ular gitu. Enaaaaaaak banget.

Belut Cabe Hijau
Bahan:
Belut basah 1/2 kg
Cabe hijau seons dech
Bawang Merah (dikira-kira ajha)
Bawang Putih (dikira-kira ajha)
Asam
Garam
Gula

Bumbu si Belut:
Jahe sedikit
Kunyit sedikit
Bawang putih secukupnya
Garam

Cara membuat:
Potong-potong si belut sesuai selera
Lumuri dengan bumbunya
Tunggu sebentar, biar si bumbu belut meresap
Setelah itu goreng sibelut (jangan lupa untuk menutup gorengannya, soalnya akan meledak-ledak gethoooo, apa namanya tuw ya, tak tahu juga na dow)
Kalau di rumah gorengnya ngak suka yang kering-kering banget lah

Cabe hijaunya: Ulek cabe, bawang merah, bawang putih, garam, setelah itu tambahkan air perasan asam, setelah lumat digoreng jangan lupa tambahkan gula sebagai penyedap.

Setelah digoreng tinggal dilumuru dengan si cabe hijau

Thursday, August 26, 2010

Tumis Pario Udang Halus

Beneran de, kalo udah masak yang pahit-pahit gene, makannya mendadak banyak. Hohoho, mendadak banyak atau mandadak cangok yo?





Bahan:
Satu buah pario, yang sudah dibuang isinya, potong-potong
Udang halus secukupnya
Garam secukupnya
Penyedap (gula secukupnya)

Bawang merah 2 siung diiris tipis
Bawang putih 1 siung diiris tipis
Jahe sedikit ajha diiris tipis
Cabe hijau 3 buah yang sudah dihiris
Daun salam selembar
Daun jeruk selembar
Petai yang sudah dihiris sedikit ajha

Cara Membuat: Tumis bawang merah bawang putih cabe hijau, setelah wangi masukkan daun-daunan, masukkan petai, masukkan pario, masukkan udang kering, tambahkan garam dan penyedapnya.
Udah dech, tinggal tunggu mateng, boleh ditambahkan air sedikit

Si Kakak Senang Berfoto


Agak-agak ngak kuasa menolak ajakan si kakak berfoto. Anak na ne hobi banget berfoto. Apa karena Bundonya juga banci kamera kali yach...Hehehehe. Tau lah kalau sudah berfoto, langsung pasang tampang manis gethooo, buat na senyum-senyum dalam hati. Kadang ngisengin juga, ketika dia ajak berfoto na langsung bilang "Nadak mau bundo dow". Eeee dia malah bilang "Iya ajha lah bundo, foto kita, tegak bundo sana ya, cenyum, biar kakak foto". Wkwkwkwk, malah na yang jadi objek foto dia.




Kalau habis berfoto, cepat-cepat pengen liat, trus bilang "cantik kakak kan ndo?"
(dalam hati pengen bilang, iya cantik ikat rambutnya, hehehe, tapi takut dia merajuk)

Tuesday, August 24, 2010

Gulai Jantung Pisang

Wkwkwkwkw, rada aneh ne masakan si Neyna, masak jantung segala dimasak ya? Maklum lah, na kan tinggalnya neng ndeso, jadi masih banyak tanaman pisang disekitar rumah, kelapa juga banyak. Jadi ya dimanfaatkanlah itu bahan-bahan, dari pada Mubazir kan

Tapi gulai ne rasanya lemak, karena pake santan gitu kali ya, trus cabenya juga kan cuma dihiris-hiris gethooo, jadi ngak pedes. Rasanya?Mantap cuyyyyyy



Samba Lado Rimbang

Wuuuuiiiih jo bana tabukak salero makan pakai samba lado ko mah.

Bahan:
Rimbang (segenggaman)
Petai (secukupnya ajha)
Teri (secukupnya juga)

Bahan yang dihaluskan:
Cabe hijau 10 buah
Bawang merah 3 buah
Bawang putih 1 siung
Jeruk nipis
Garam secukupnya

Daun kunyit
Daun Jeruk
Garam
Gula

Cara membuat:
Goreng terlebih dahulu bahan hingga layu (sebentar saja), lalu angkat.

Tumis bumbu yang dihaluskan, tambahkan daun kunyit dan daun jeruk, hingga matang, masukkan bahan yang sudah dilayukan tadi, aduk rata, tambahkan garam, dan gula (sebagai penyedap).

Thursday, August 19, 2010

Puding Sa-Sa

Pandai-pandai Na ajha buat namanya puding Sa-sa (ndak papa lah ya, kan na yang buat, ya kan?)
Pusing Sa-sa tuw, kepanjangan sa-sa nya (santan saka). Saka tuw bahasa kampoung na artinya gula merah. Ne puding jadul banget dech, udah dari zaman saisuak. Dimana-mana juga ada biasanya, kalo ada acara mendoa-mendoa gitu, orang sering buat. Buat puding ini, hadiah untuk si kakak yang ngak ngerecokin na pas masak.

Bahan-bahan:
1 Bungkus agar-agar bubuk
5 gelas santan (kurleb 1100 ml)
200 gram gula merah
garam sedikit
Daun pandan

Cara Membuat:
Campurkan ajha semua bahan, trus dimasak diatas api sedang sambil diaduk-aduk, hingga mendidih. Terakhir tinggal dituangin ke cetakannya.


Menu Berbuka 9 Ramadhan

Kalau puasanya ikhlas, yang masakin juga ikhlas, trus makannya juga ikhlas (halaaaaaaaaah, kalo urusan makan, ngak ada de yang ngak ikhlas). Menu berbukanya kumplit, kumplit, kumplit. Siangnya dikasih gulai langkitang sama kakak ipar, pulang-pulang sampai rumah, ibu pun sudah selesai masaknya dengan semur ayam, oseng buncis dan perkedel tahu.



Perkedel tahu



Semur Ayam




Oseng-Oseng Buncis



Gulai Langkitang