Tuesday, January 25, 2011

The Good Father


Sepertinya ungkapan ini tidak berlebihan diberikan untuk Ayah-ayah yang ada di seluruh penjuru dunia, yang selalu setia mendampingi putra-putrinya, seperti ayah saya salah satunya. Bukan bermaksud untuk membandingkan kasih sayang Ayah dan Ibu, dua-dua sama-sama besar. Kebetulan saja untuk kasih sayang ibu sudah sedikit tergambar di postingan sebelumnya I Love You Mam nah sekarang giliran Ayah...

Sedikit melihat lirik indah dari lagu Ricardo and Friends
I Love You Daddy

Daddy, you know how much i love you
I need you, forever, i'll stay by your side
Daddy, oh daddy
I wont always please you
But i'll never stop trying
To be your number one


Kedekatan Na dan Ayah tidak dapat diragukan lagi. Dari zaman SMA sampe sekarang kemana-mana na selalu sama Ayah. Bangga, nyaman dan aman rasanya bila bepergian bersama mahrom na itu. Tidak mengapa kalau Mami menjuluki Na si anak ayah. Emang iya dan na bangga. Biar saja orang bilang na manja kemana-mana sama Ayah. Tak mengapa pula bagi Na, bila predikat itu masih melekat hingga sekarang. Yang jelas, Ayah selalu dengan senang hati mengantar kemana na mau dan menjemput kemana na minta. Itu aja yang na pegang.

Pernah suatu waktu teman na mas Arif berkata " Mbak, mending saya ajha de yang antar jemput". Na tersenyum dan cuma bilang " maaf mas, na lebih memilih kemana-mana sama mahrom na". Mas Arif jadi tidak enak hati (maaf yo mas, bukan tidak boleh).

Buat Na sosok ayah memang merupakan sosok seperti setengah cahaya pelita yang akan selalu menerangi hari-hari Na. Sosok yang melindungi, selalu memberi kebebasan untuk na melakukan hal-hal terbaik, mengajarkan na banyak hal. Mengajarkan kalau hidup ini bebas tapi ada batasan. Memberikan pengertian betul kepada anak gadis satu-satunya ini bahwa Islam sangat menghargai perempuan. Mengingatkan na untuk selalu masuk dalam pergaulan yang sehat, menjaga diri dari hal-hal yang akan merusak iman dan diri. Buat Ayah, na boleh berteman dengan siapa saja.

Ayah buat na jadi pahlawan tanpa topeng yang selalu ada saat na butuh. Masih ingat di pikiran na ketika kecelakaan di 2006 menjelang keberangkatan ke Malaysia. Bertabrakan di tengah jalan protokol yang padat kendaraan. Hal pertama yang dia lakukan adalah memastikan na aman dari kendaraan lain. Terjejal ke tengah jalan (na ajha kadang ngeri-ngeri sedap membayangkan kejadian itu). Mengamankan na di tengah hiruk pikuk kendaraan yang berlalu lalang, membawa na ketepi dan mengambil sepatu na yang tercecer di tepi trotoar, mengobati luka na. Oh Ayah, you know i love you.

Tidak habis sampai di sana saja, kadang ketika na tidak diberi kewenangan oleh Ibu, Ayah mampu berpikir lebih logic dan pada akhirnya berkata "Agiahlah ka Anak tuw". Banyak hal lagi yang tidak bisa dijabarkan satu persatu, yang jelas Ayah paling tidak suka kalau na diremehkan. Ayah akan pasang badan membela Na. Temen Ayah tuw banyak, jadi kalo pergi sama Ayah dikenal banyak orang (terkenal pulak sikit na jadinya).

Ayah hanya ungkapan indah yang mampu menggambarkan bagaimana sosokmu

Na yakin semua anak di dunia akan mengatakan I love You Daddy untuk sosok Good Father nya.

Friday, January 21, 2011

Dentophobia, Ketika Ketakutan Datang Melanda


Masih satu topik dengan postingan sebelumnya "Malam Pertama", ada banyak pertanyaan yang mampir kepada saya seputar dentophobia ini (berasa jadi psikolog gitu de mendadak gara-gara beberapa pertanyaan yang ditujukan setelah posting tentang ketakutan itu). Ok, ok, jadi ketunda de nulisnya gara-gara ngelihat siaran langsung tinju antara gubernur Riau Rusli Zainal vs Ellyas Pical. Kita kembali ke topik pembicaraan mengenai dentophobia. Dentophobia adalah takut (phobia) pada dokter gigi. Tingkatannya? wiiih bervariasi, mulai dari ringan, sedang hingga berat. Kadang diantara kita sadar kok bahwa tidak akan terjadi apa-apa, ya tetapi tetap saja takut. Karena ketakutan yang berlebihan inilah yang menyebabkan kita tidak mau dekat-dekat sama dokter gigi untuk periksa gigi (tapi kalau tujuan deketnya yang lain, itu lain cerita ya). Pada akhirnya keluarlah kata-kata "Biarin ajha dech sakit gigi dari pada ketemu bor, ketemu suntik, ow no no no no". Tetapi kadangkala malas dekat-dekat dengan dokter gigi ini tidak hanya karena takut. Barangkali perasaan segan yang cukup mendominasi turut serta jadi alasannya. Bahkan ada anggapan perempuan lebih takut ke dokter gigi dari pada laki-laki.

Ketakutan yang datang itu barangkali menjadi wajar ketika terjadi sekali-sekali saja. Namun ketika ketakutan tersebut datangnya terus-terusan, nah itu tidak wajar lagi. Biasanya yang kita takutkan memang peralatan yang mengerikan dan juga bunyi nya yang awwww seram. Jika ditanya sakit atau tidaknya saya rasa tidak sakit. Ya barangkali ngilu-ngilu kuku saja, berdarah sedikit lah atau kan biasanya dikasih bius gitu kan, jadi tidak sakit banget. Biasanya dokter gigi juga akan meyakinkan Anda bahwa tidak sakit.

Namun jika sekali-kali tetap takut dengan peralatan dokter gigi, hayuuuk cobalah berpikir positif. Yakinkan diri sendiri bahwa hal tersebut tidak akan melukai Anda, tenanglah kan sudah ditangani oleh orang yang tepat, profesional dan dilakukan dengan kode etik yang benar. Jika takut dengan bunyi-bunyian yang dihasilkan dari peralatan dokter gigi, Anda bisa membawa headphone, dengerin de lagu-lagu favorit Anda. Jika takut melihat alat-alatnya? tutup mata ajha, atau pakai kaca mata gelap. Yess, habis perkara .

Monday, January 17, 2011

Award From Mbak Deetha H

Yuhuuuu, dapet Creative Blogger Award dari Mbak Deetha H (yang katanya konjungsi Arab dan Jawa).



:: PENGERTIAN BERKENAAN AWARD INI ::

PENCILyang besar
Menunjukkan kesenian yang begitu peka terhadap blog anda dan mencerminkan sesuatu nilai penghasilan.

FILEM bergerak tanpa henti
Menunjukkan AWARD ini di FOWARD kepada bloggerist yang betul-betul layak menerima.

LOGO bulat berkelip-kelip
jika di perhatikan betul-betul, ia adalah manusia yang berkepalakan monitor komputer. ini membawa maksud anda adalah seorang yang begitu bijak menguasai dunia alam maya ke globalisasi.

Untuk maklum balas penerima AWARD ini, ikhlaskan hati untuk membuat entri/posting berkenaan AWARD ini dengan kreatif dan penuh estatik beserta FOWARD kepada 5 orang yang betul - betul layak menerima AWARD ini. anda juga boleh meletakkan AWARD ini di side bar atau dimana - mana yang bersesuaian. tinggalkan comment untuk ucapan manis anda.Rata Tengah

Tugas selanjutnya adalah meneruskan kepada sahabat blogger yang berhak menerimanya, tenk terenk terenk, inilah dia 5 orang yang berhak menerimanya.

1. Rama
2. Itik Bali
3. Mas Tukiran
4. Adek
5. Cempaka Sari

Minggu ini juga na kok masih terserang sindrome aneh (jadi malas, jadi sensitif dan lain-lain), tapi ini murni karena sindrome ini (ntah sindrome apa namanya). Ketika lapar, jadilah Ibu yang banyak turun ke dapur [Ibu rajin sampe buatkan bumbu nasi goreng, jadi na tinggal aduk-aduk ajha]. Makanya na masih sempet buat Nasi Goreng Daging tapi bumbunya Ibu yang buat...Yuuuuuk makan.


Friday, January 14, 2011

Kemana Larinya Lagu Anak

Sempat menggelitik Saya ketika si kecil dengan fasihnya menyanyikan lagu "Cinta Monyet". Dengan raut wajah senangnya dia katakan "Aku suka dia cama dia juga cuka, tapi kenapa cih mama bilang kalau ini cinta monyet". Hanya bisa geleng-geleng menyaksikan apa yang dia lakukan ini. Rasanya dia tidak ada diajarkan untuk menyanyi seperti itu, tapi mungkin Saya lupa dia pernah mendengarkan lagu itu (O my good, maafkan bundo, bunda dan ayah ya nak).

Hal ini menimbulkan keprihatinan Saya, mengapa zaman sekarang tidak seperti zaman Saya dahulu ya. Mengapa tidak dibanjiri dengan lagu anak dan juga acara-acara anak. Dahulu Saya mengenal lagu Nyamuk Nakal, Si Lumba-lumba, Gembala sapi dan lain sebagainya. Yang jelas lagu-lagu yang Saya dengarkan di era 90-an dahulu jauh dari yang namanya cinta monyet apalagi cinta-cintaan orang dewasa.

Jika boleh berkomentar (ya pasti boleh donk ya, zaman udah bebas berpendapat begini) Saya lebih menyukai keadaan seperti waktu Saya kecil dahulu. Lagu-lagu yang dinyanyikan benar-benar khas anak-anak. Dengan lirik-lirik sederhana, gaya-gaya lucu dan dandanan layaknya anak-anak. Benar-benar anak-anak bangetlah pokoknya. Coba kita perhatikan zaman sekarang lagu anak boleh dihitung, itupun masih menyerempet tema-tema cinta dua insan (heleh...heleh). Apa kreatifitas semakin berkurang ya? Padahal ajang-ajang kontes bernyanyi anak bukan dibilang tidak ada, tetapi lagu yang dinyanyikan tetap saja lagu dewasa dengan gaya dewasa pula.

Jujur dari lubuk hati yang paling dalam, Saya menginginkan anak-anak sekarang menikmati dunianya layaknya dunia anak. Menonton tayangan anak-anak yang sarat akan nilai kebersamaan, mendengarkan lagu anak bahkan menyanyikan lagu anak yang benar-benar anak. Saya ingini anak-anak mengenal ilmu berawal dari lagu. Meskipun mungkin mereka belum pandai membaca, menulis bahkan berhitung tetapi setidaknya mereka bisa bernyanyi "dua mata saya, hidung saya satu".

Thursday, January 13, 2011

Nujood Ali Riwayatmu Kini

Mungkin akan ada yang bertanya-tanya siapa Nujood Ali atau bahkan Apa itu Nujood Ali? Nujood Ali merupakan seorang perempuan yang berasal dari Yaman dengan usia baru 10 tahun. Kisah perempuan muda ini menarik perhatian Saya untuk mengangkat dan menuliskannya di blog Saya yang tidak seberapa ini. Kisah Nujood saya rasa akan membuka mata kita lebar-lebar mengenai hak asasi seseorang. Lantas, mengapa Saya mengatakan hal ini?

Jawabannya sederhana saja, Nujood merupakan gadis kecil dimana dua tahun yang lalu dipaksa menikah dengan pria tua. Memang di Yaman, hal ini biasa terjadi bahkan di barangakali di sebagian wilayah negara kita. Satu hal yang membuat hati Saya terenyuh menyikapi hal yang satu ini, anak dengan usia sebegitu kecilnya sudah dipaksa menikah dan terpaksa untuk putus sekolah. Tidakkah orang tua sadar telah merenggut hak dan kebebasannya? Namun Tuhan memberikan cahaya kecerahan untuk Nujood karena pada akhirnya perempuan kecil ini bercerai dan kembali ke sekolah. Masih ada nama lain yang nasibnya tidak seberuntung Nujood. Berdasarkan situs CNN, nama-nama lain yang mengiringi kisah Nujood ada Reem Al-Numeri (14 tahun), gadis ini dipaksa menikah saat usianya baru 11 tahun dengan sepupunya. Namun pada saat sekarang telah bercerai. Sangat ironi, ketika sudah bercerai Reem menjadi seseorang yang dikucilkan oleh keluarga. Lain lagi yang dialami gadis lain di Yaman yang berusia 12 tahun. Gadis ini meninggal akibat pendarahan setleah tiga hari Malam Pertama. Dari dalam negeri kita barangkali dibuat kaget oleh gadis belia Lutfiana Ulfa yang beritanya heboh akan dinikahi pada usia 11 tahun.

Apa sebenarnya yang melandasi orang tua memaksa anak menikah di usia yang sangat muda belia ini? Kadang orang tua terlupa dengan dampak yang akan dihadapi oleh putri tercintanya karena barangkali silau dengan materi semata. Semoga kita bisa lebih bijak untuk melihat permasalahan seperti ini. Melihat jauh ke depan apakah putri-putri tercinta ini bahagia dengan pernikahan yang akan disonsongnya? Jangan sampai ada Nujood lainnya.

Saturday, January 8, 2011

Friendster Blog

Rada iseng untuk kembali membuka Friendster yang sudah sekian lama sudah ngak na sentuh lagi. Padahal itu situs jejaring sosial pertama yang na ikutin...Ubek-ubek isinya, ketemulah blog yang sudah beberapa tahun sudah ngak pernah na perbaharui lagi. Tapi buat seneng dan sebagainya. Setidaknya begitulah kemampuan na menulis tahun-tahun yang lalu...

June 4, 2009

today is easy

Filed under: Uncategorized — nienana @ 1:03 am

This day feels easy

hari ini terasa mudah

huah…libur…rasanya malas untuk memulai aktifitas…habis sholat subuh yach…tidur lagi…sampai jam 8…(kalau boleh meminjam bahasanya pakcik adi dan pakcik amir, malas na…tapi biarin lah, jarang-jarang malas gini…tapi jam 8, harus memulai lagi semua aktifitas…mulai dari nyuci, nyetrika, maklum minggu-minggu kemarin waktunya sedikit padat, tapi minggu ini syukurnya sudak sedikit longgar. tadi malam tidur lama banget, habisnya mempersiapkan bahan untuk ujian, ngeprint segala-galanya, jadi tidurnya udah jam 2, tapi syukurnya semuanya terlewati dengan baik..senang pastinya, trus siang juga harus kembali siaran…dan mempersiapkan ini itunya, taspi sekali lagi, semuanya terlewati dengan mudah…
senang pastinya…
tapi sedang rindu-rindunya ni, sama teman-teman yang entah sudah ada dimana-mana, ada kak dhani yang sudah dibatam, mas ivan yang sudah sampai di jakarta, rian muklis yang katanya sedang disini, eyvha, yang lage sibuk bulan madu, adek-adek juga yang pada sibuk ujian, kakak-kakak jugha yang pada sibuk kerja dan ngurusin bayi, dan abang-abang na yang udah pada jauh…pokoknya kangen dengan semuanya…
semoga kedepannya lebih indah

April 17, 2009

Ketika Cinta Bertasbih

Filed under: Uncategorized — nienana @ 7:59 pm

Mungkin sudah waktunya memikirkan cinta…(hua…umur udah hampir 23)…karena Alhamdullillah na udah berhasil menyelesaikan kuliah ini dengan baik. ini yang memang na harapkan. pencapaian sukses ini pula yang menjadi alasan utama untuk menolak segala macam urusan percintaan 2 insan.he..he…he… memang cinta yang udah terjalin jarak jauh sejak 2004 harus kandas karena prioritas kuliah. tapi masih ada faktor lain juga yang turut mengandaskan jalinan kasih itu. ya sudah lah, itu cuma cerita lama, yang g pantas untuk diungkit dan di perbincangkan, mesti dya memang selalu menyita pikiran… kini, mash panjang jalan yang harus di lalui. dengan apa yang sudah tercapai hari ini, cinta mudah2an semakin mulus jalannya…karena buat tujuan yang mulia, tuhan pasti akan kasih yang terbaik untuk selamnya… cinta yang tidak hanya, sekedar cinta, tapi cinta atas redho Allah, untuk menjalankannya… biarlah na ngerasain pacaran sesudah akad itu saja… biarlah cinta bertutur mengucap satu nama, ketika jiwa, hati dan pikiran ini sudah siap untuk menjalankan sunahnya ketika cinta bertasbih nadiku berdenyut merdu kembang kempis dadaku merangkai butir cinta garis tangan tergambar tak bisa aku menentang sujud syukur aku padamu atas sgala cinta… ku selipkan satu nama itu dalam doa… semoga Allah memang menakdirkan untuk na… ketika cinta bertasbih

March 11, 2009

Ach…Sedich

Filed under: Uncategorized — nienana @ 1:57 am

Ach…Sedich…
Bener2 sedich ne. ntah napa tadi siang lagu bahana wisudawan terngiang ngiang (cie I le…bahasa nya)…ach…teringat lage hari itu…hari berbahagia sekaligus menyedihkan…secara resmi kami dikukuhkan untuk lepas dari kampus…sekaligus menyenangkan…karena ada prestasi sekaligus kebanggaan disana…lepas dari kredit S1…Tapi juga akan jarang lage ketemu ma dosen2, temen2, akan jarang lage nongkrong2x…
Trus masih dalam suasana berkabung…teman na…udah di panggil Allah…
Sekarang aja klo bangun tidur pagi2…masih keingat2x…karena 2 bulan na sama dya…setiap malam kami tuch slalu tidur bareng…n dy hampir tiap malam tidurnya disamping na…soalnya Cuma kita bedua yang suka tidur larut malem…cerita2 lah, taw telpon2an lah ma em…em…em..nya kita (hacks…hacks…maklum anak muda), taw kita klo malem suka nonton DVD dulu sebelum tidur…atau sekedar ngerjain tugas kelompok…
Dy yang selama ini na kenal baiiik bgt, seger…ceria…g nyangka bgt bakal pergi secepat itu…ya…sejak beberapa bulan yang lalu dy drop kesehatannya…trombositnya turun (itu kabar yang na denger)…karena saat itu na udah g da ketemu lage ma doski…karena na sibuk ngerjain tugas akhir, dari magang…trus berlanjut ke tugas2 lainnya…sempet dirawat di pekanbaru, pi terpaksa harus dibawa ke medan…
Na masih sempet smsan ma dya…
Na masih ingat na pernah nanya: Gimana Skripsi nya?
Dy jawab…g tw lah mungkin skripsi itu g bakal bisa ku selsaikan
Sedich bgt sebenarnya denger dy bilang gethooo…pi na g mw nunjukin klo na sedich…saolnya dy empatinya tinggi…na g mw dy tambah sedich denbgan keadaan dy sekarang…na masih selalu ngasih semangt na bilang…bisa tuw…
Semangt…Tuhan Pasti punya yang terbaik untuk umatnya…
Tapi ternyata Tuhan ngasih yang terbaik dengan manggil dy duluan, dy terpaksa harus nyerah dengan penyakit yang dia derita…
Selamat Jalan kawan…

April 30, 2008

mereka bilang saya monyet

Filed under: Uncategorized — nienana @ 11:21 pm

Mereka bilang saya “monyet”

Waduch,
tu judul film yang saat ini sangaaaaaaaaaat na gandrungi, telat c memang, tapi
g apa lah, setidaknya na sangat ngehargain bgt karya dari mbak djenar
ini…keren…salut lah…menguak fenomena
Djakarta
bgt…

Syarat akan realitas sosial…n seni…pasti
tuch…

Tapi
dalam realiti nya, na g monyet kok, tapi na nemuin orang yang prilakunya kayak
monyet…dasar monyet loe…busuk ati(monyet j g busuk2 ati x lah), tapi ne
busuk ati bgt, berusaha untuk jatuhin orang lain, untuk kemajuan dirinya(maaf
ya yang ngerasa, he…33x), (g boleh macam tuch). Ok d, loe ingin dipandang
lebih ma orang yang lebih tinggi, tapi usaha dunk, yang halal, n
manusiawi…jangan monyeti…memang setiap orang, ingin dipandang lebih, n
berlomba2 untuk bisa menduduki kelebihan itu, tapi tetep ajha kalau jalannya g
baik, hasilnya juga g akan baik…(kebukti kan, loe jatuh satu tingkat), n na
naik satu tingkat…

Ok
loe ngerasa menang, karna udah jatuhin na kemaren ya…na terima, tapi tuhan punya rencana
yang lebih bagus buat na…he…33x…tuhan tu baeq, g kayak loe…busuak
hati…

Monyet
itu hewan yang lucu, loe juga lucu, kayak gerundang…semoga g jadi kodok…

Ok, buat
semuanya yang g pengen na maju, ”emang na pikirin”…

Ada yang bilang mada, na g pikirin, ada
yang bilang na pengganggu, emang na pikirin, yang jelas, sketsa yang na buat
tetep ada dijalan yang lurus…koq bisa gitu ya tuch orang mikir gitu, g sadar
ya, na udah berkorban hati, perasaan buat kebahagian dy, tapi koq g pernah
ngerti, malah bilang na ganggu. Atau memang pengen diganggu x ya…boleh klo
memang maunya gethoo. Bisa tanya d ke dy punya sayang, gimana na memperlakukan
dy, na justru suruh dy punya sayang, balikan ma dy, tapi klo mang g bisa balik,
ya jangan salahin na lah…instropeksi diri ajha, barang x ada kesalahan, n
berusaha untuk perbaiki kesalahan itu, jangan maen gampang, trusz nyalahin
na…terkutuk d orang yang bilangin gethooo…

Btw,
untung nya na punya orang2 yang peduli na n lingkungan baru ngedukung bgt untuk
semua yang na lakuin, tq bgt…

Na punya orang tua yang sellu mensupport
untuk cepat selsain kul, gt juga kakak2 na yang baeq ati(kak waty elfandri,
yang sllu motivasi na[keep succes kakak Q, tapi keknya k2k dulu d wisuda, nanti
na nyusul d, wlopn byk yang bilang drmu busuk ati, apalh, penjilat lah, i dont
care k2k, na g nemuin itu didirimu], sandrina sayang(eyvha c namanya,
he…33x), pastinya all crew bharabas 97.5 fm, yang subhanallah keren bgt, n
mantap x lah [mbk inel, u r my inspiration, mbk elsa tq udah nyuruh cepat
pnelitian n g bosen2nya ngajarin kami ne hah, mbk reza yang lucu bgt n
fashionable bgt, mbk wibi yang lage doyan makan buat d2q kami tu hah, mas
fadly, cakra, yang jarang ktemu, mas bayu yang sllu perhatikan perkembangan
kami, dokter sejati loe mas, bang ando si mr. Bean kami, kak freez yang g
pernah mw dipanggil k2k, g sdar udah tua ya kak?he…33x, tapi sellu tetp keren
n semangat abieeeeeeeez bt training, bang akbar…yang swrana mantap dank!!!,
bang moan, bang dhimas, bang joki, mbk desi n abang Q, bang parlin, tq
kritikan2an nya, hendra sukses yow kulnya, mpe rela malem2 kekampuz, saluuut,
pastinya mbk trisna yang keeeereeen buk), n pastinya buat yang selalu na
hargain, seganin,sayangin n selalu jadi guru buat na, mpe kapanpun bang Masly
andri.S.Kom(tq abang, ur advise walopun g banyak tapi cukup berarti, n nyentak
bgt, n tq udah ingatin kesalahan2 yang na sllu perbuat itu, na mang salah bg,
na ngakuin itu).

December 31, 2007

penghujung tahun yang menyenangkan

Filed under: Uncategorized — nienana @ 5:23 pm

tahun 2007 br ajha berlalu be2rapa jam yang lalu…

senenk, sedichnya setaon yang lalu juga baru ajha berakhir…

yach, yang baik di terusin, yang buruk udah ditinggalin ajha di tahun 2007.

heh, banyak senenknya, banyak sedichnya juga…

sempet terluka hati ini sedikit saja, karna cinta yang tak jelas itu..icks…2x…

tapi ya gitu ajha lah…PJJ udah nyadarin na betapa pentingnya kepercayaan sama se2orang, tapi ketika kepercayaan itu ternoda, ya sudah, im sorry godbye…

sedich bgt c, cuma ya itu lah hidup…

btw, tinggalin semua sedich…kita beralih ke yang senenk2 ajha…

wah, tadi malam dikantor rame bgt n heboh bgt udah kek dijkonseran ajha, trus lagi kita mpe jam 2 siarannya berempat…

hu..hu..jarang kan siaran berempat?

nah tadi malam kita ngelakuinnya…

surprise jg sebnrnya, siaran perdana coi…allllllllllllah…apa cuba’.

trus ge dipenghujung tahun ne, ada sikecil yang udah hadir ke keluarga besar na…

sikecil yang belom punya nama, maklum lah br lahir soalnya…

na liat ayah ma ibu senenk bgt punya cu2 pertamanya…

semoga nanti, klo na yang punya anak, senenknya bisa lebih dari ini…

buat teman2 br na, ha..ha…te2p kompak ya kita meski diceburin ke kolam, ya kita basah2 bersama lah ya…

yap, 4 uki ardinata, Nata Hareva, n Rian muklis…

he..he..

yang buat penghujung tahun ini berasa spesial bt na, ada se2orang yang selalu support na, kasih masukan sran dan sebagainya demi kebaikan na…

na tq bgt ma dy, tq bgt berkat dy hidup na berasa jauh lebih baik dari sebelomnya…

buat bg Andri, Thx so much ya, tetep jadi reminder na jika na salah, te2p semangati na, te2p dukung na, cara nya ketik IR(spasi)NINA

oalah…he..he..he…

ya, te2p jadi guru bt na dihidup na…

cahaya abg terang bgt bt na tahun ini, semoga g tahun ne aja…

u R special 4 me…

icks..ickss…

selamat bersenang2 buat sluruh dunia, seperti na skrg

Ahay, bakal jadi saksi hal-hal yang udah terlalui ni

Wednesday, January 5, 2011

Hal-Hal Sederhana Yang Harus Dibiasakan


Pagi ini na kembali teringat akan ungkapan sederhana yang sering na dengar dari mulut kecil putri na "Makasih ya Bundo". Begitu tulus. Na selalu perhatikan bagaimana dia mengungkapkan kata itu dengan senyumannya yang manis. Apa yang kakak lakukan benar-benar memberikan tamparan buat diri na. Na terkadang lupa untuk bilang Terima kasih untuk hal-hal indah yang sudah diberikan. Kadang menyadarinya, tapi terkadang masih tidak ingat. Padahal usia na sudah hampir seperempat abad. Ternyata na masih kalah sama kakak (Thanks nak udah menyadarkan Bundo). Jika kita selalu ingat berterima kasih kepada sesama, pastinya kita akan selalu berterima kasih pada pencipta. Let's do it Neyna.

Hal sederhana kedua yang harus na biasakan adalah memulai apapun dengan Basmalah dan mengakhiri dengan Hamdalah. Sama hal nya dengan berterima kasih, kadang ingat kadang lupa. Padahal ini penting banget jika melakukan aktifitas dengan menyebut nama Allah. Tapi na yakin na bisa. Ala bisa karena biasa.

Hal sederhana ketiga, mengekalkan wudhu. Kalau ini memang baru, tapi mudah-mudahan sanggup. Karena banyak banget manfaat mengekalkan wudhu dan selalu berwudhu ini. Selain baik untuk kesehatan (dapat mencegah kanker kulit dan menghidupkan syaraf-syaraf penting) baik juga untuk membuat hati selalu bersih, mencegah perbuatan mungkar. Mengekalkan wudhu sebelum tidur juga akan na lakukan. Ada hadist mengenai hal yang satu ini. "Barangsiapa tidur di malam hari dalam keadaan suci (berwudhu) maka malaikat akan tetap mengikuti, lalu ketika Ia bangun niscaya malaikat itu akan berucap 'Ya Allah ampunilah hambamu si fulan, karena dia tidur di malam hari dalam keadaan selalu suci'" (HR. Ibnu Hibban dari Ibnu Umar r.a).