Friday, May 4, 2012

Menulis Skripsi, Mulai Dari Mana Ya?

Menulis skripsi, barangkali jadi momok menakutkan untuk sebagian orang. Mangapa? Banyak alasan mengapa tiba-tiba kita malas, bingung dan karena alasan lainnya akhirnya menjadi terbentur mengerjakan suatu hal yang sebenarnya indah ini. Mulai dari kemalasan akut, kurang bahan bacaan atau susah konsultasi dan ada perbedaan data. Mumpung lagi istirahat dan belum bisa makan, karena Didi belum balik sholat Jumat mending kita nulis dulu yuk, share seputar penulisan skripsi.

Menulis skripsi sama halnya pernikahan, iyey pastinya memerlukan persiapan, keseriusan dan doa. Lantas apa saja ya langkah-langkah penulisan skripsi yang baik dan benar #ceileeee. Cekidot:

1. Tentukan permasalah
Langkah pertama yang bisa kita lakukan adalah mencari permasalahan. Skripsi sama dengan masalah? Bisa dibilang begitu. Hal-hal yang kita tuliskan di dalam buku indah yang berjudu skripsi itu berangkat dari permasalahan-permasalahan, sehingga tugas kitalah untuk menuntaskan ataupun membuka dan mengatasi permasalahan tersebut. Dalam artian kita akan menjadi seorang penulis dan memberikan solusi terhadap permasalahn tersebut. 
2. Tentukan Judul
Nah, menentukan judul adalah hal kedua yang bisa kita lakukan, karena setelah permasalahan ketemu barulah dapat kita untuk memuat judul dari penelitian ataupun tulisan kita nanti. Nah ada hal yang perlu kita perhatikan juga dalam penulisan judul. Ehem, ehem, orang bilang judul itu harus menggigit, tetapi bukan berarti judul itu harus memiliki gigi ya. Menggigit disini dalam artian cihuy mahuy lah
3. Pengajuan Judul
Pastinya ini menjadi saat-saat mendebarkan ketika kita akan mengajukan sebuah judul. Namun biasanya pengajuan judul awal ini memerlukan waktu agar pihak kampus melihat apakah judul yang akan kita usulkan ini tidak sama dengan judul yang sudah terlebih dahulu diusulkan.
4. Penulisan Proposal
Setelah judul kita dianalisis maka langkah selanjutnya yang akan kita tempuh adalah pengajuan proposal. Jangan pernah menunda-nunda kesempatan yang diberikan ini, langsung sikat, agar secepatnya dapat diseminarkan.
5. Seminar Proposal
Kalau tahapan yang satu ini mungkin kita akan sedikit deg-degan. Namun tidak perlu takut, cemas yang berlebihan, karena proses yang lebih mendebarkan dari ini masih ada. Dalam seminar proposal kita cenderung diarahkan arah dan maksud tujuan penelitian kita. Jadi ngak perlu cemas ni, aman. 
6. Revisi Seminar
Hah,. lega mungkin ya satu tahap sudah selesai dijalankan. Langkah selanjutnya ayo bergiat untuk revisi. Biasanya kita akan diberikan waktu 30 hari untuk melakukan perbaikan terhadap rancangan penelitian yang kita ajukan (proposal).  Namun kita bisa melakukan revisi lebih cepat dari batas waktu yang telah ditetApkan.
7. Penelitian
Setelah revisi proposal selesai, maka kita akan memulai babak baru, yaitu penelitian. Kerahkan segala kemampuan untuk melakukan penelitian ini. Waktu ini menurut Na adalah waktu yang paling menentukan. Sebab tidak sedikit dari kita yang justru terbentur ketika melakukan penelitian, khususnya untuk permasalah baru. Tetapi tidak perlu patah semangat, ingat kita memiliki dosen pembimbing yang bisa menjadi tempat kita bertanya mengenai permasalahan yang kita hadapi. Dalam artian, kita memiliki teman berbagi lho. Jadi jangan segan untuk bertanya kepada dosen pembimbing ketika kita terbentur untuk melanjutkan  penulisan skripsi.
8. Penulisan Skripsi
Hasil dari penelitian yang kita lakukan akan kita tulis di lembaran-lembaran yang akan menentukan nasib kita ke depan.
9. Ujian Skripsi
Nah, ini ni yang paling mendebarkan, ujian. Kalau di tempat Na hanya ada satu ujian yaitu ujian skripsi (sidang skripsi), namun di beberapa fakultas ada ujian lagi mungkin yang akan dihadapi calon sarjana, yaitu komprehensif (ujian kompre). Tips sebelum ujian: fahami penelitian yang kita lakukan sebaik mungkin, sebab penelitian kita harus kita yang paling tahu, tidur cukup, istirahat cukup dan gunakan baju yang baik dalam artian bagus, rapi dan sesuai dengan yang disyaratkan, jangan lupa banyak berdoa dan latihan di rumah.
10. Penentuan Hasil Ujian
Nah setelah ujian selesai dilaksanakan, maka kita akan terima laport, eh salah maka kita akan diberikan penilaian. Selamat deg-degan pasti ni. Nilai disini bervariasi, ada A, B, C serta ditangguhan penilaiannya.
11. Revisi Skripsi
Sama hal nya dengan proposal, skripsi juga memerlukan perbaikan. Biasanya waktu yang diberikan juga maksimal 30 hari. Namun kita bisa menyelesaikan lebih awal lho, lebih cepat lebih baik.
12. Mendaftar Wisuda
Yihaaa, wisuda menjadi moment-moment bersejarah lho ketika kuliah. Namun jangan sampai ngak daftar ya. Biasanya ada administrasi terlebih dahulu yang kita lakukan untuk pendaftaran wisuda ini. Biasanya pendaftaran dilakukan minimal satu bulan sebelum wisuda dilaksanakan, dan sudah dipastikan senyum terkembang akan selalu ada menanti hari yang sakral itu, terlebih untuk kita yang sudah bestatus sebagai pekerja.

Menulis skripsi ternyata bisa menjadi hal yang menyenangkan lho, jadi tidak perlu ada beban. Selamat menulis skripsi.