Saturday, December 28, 2013

Bros Flanel: Souvenir Pernikahan Cantik di Pekanbaru

Sudah dalam persiapan pernikahan? Yap, kerap kali mempersiapkan pesta pernikahan membuat kita sibuk mengurus segala sesuatunya. Nah, Souvenir Pernikahan jangan lupa dimasukkan ya dalam list persiapan. Salah satu souvenir pernikahan yang bisa menjadi pilihan kita adalah bros mawar flanel.

Kenapa Bros Flanel? Karena kita tidak perlu mengeluarkan biaya yang terlalu besar untuk membelinya. Di Satu Garis Craft, bros flanel ditawarkan dengan harga mulai dari Rp. 1000,-. Murah bukan? Soal kualitas jangan ditanya, kita mempersiapkan souvenir pernikahan dengan sebaik mungkin. Mulai dari bahan baku, model yang tidak pasaran hingga pengerjaan akhir yang sangat rapi. Untuk yang penasaran seperti apa bentuk dari Souvenir pernikahan dari bahan flanel (bros mawar flanel), bisa langsung ke toko souvenir online kita dengan alamat http://souvenir.pekanbaru.co/.

Untuk teman-teman yang berada di Pekanbaru, bisa langsung melihat souvenir pernikahan cantik ini di mini galeri kita, yang beralamat di Jalan Sekuntum II No. 2 Delima-Tampan Pekanbaru. Harga masing-masing produk bisa jadi berbeda-beda dan dimulai dengan harga terendah yaitu Rp. 1000. Harga ini sudah termasuk kemasan yang terdiri dari plastik mika dan diikat dengan kawat ewas, sehingga memberikan kesan semakin cantik.

Pengambilan dalam jumlah yang banyak juga kami berikan diskon 10% hingga akhir bulan Desember 2013. Untuk yang sudah mempersiapkan pernikahan atau tanggal pernikahan yang sudah dekat, ayo buruan dipesan. Jika Anda memesan tanpa kemasan juga boleh, tentu saja harga yang diberikan berbeda yaitu 950/pcs nya. Tinggal di pilih ingin langsung dengan kemasan atau tidak.

Untuk luar kota tidak perlu khawatir berat diongkos lho, karena kami akan berikan packing terbaik sehingga Anda tidak perlu membayar mahal untuk jasa pengiriman. Tidak perlu khawatir customer Kami juga sudah berasal dari beberapa wilayah di Indonesia lho. Satu lagi yang menjadi nilai lebih produk souvenir kami, yaitu model bisa dicustom dan warna juga Anda tentukan sendiri sesuai dengan kesukaan Anda ataupun tema pesta pernikahan yang akan Anda buat.

Sunday, December 15, 2013

Tempat Nongkrong di Pekanbaru: Podjok Tedoeh

Tempat nongkrong di Pekanbaru memang sudah begitu banyak, namun semuanya kah asik? Ow tentu tidak. Mau kasih tau satu tempat di Pekanbaru yang asik banget untuk dijadikan tempat nongkrong. Apa saja kelebihan yang ditawarkan tempat nongkrong yang satu ini?
Suasana malam tempat nongkrong di Pekanbaru (podjok tedoeh)

1. Podjok Tedoeh
Seperti namanya, tempat nongkrong yang satu ini memang sangat teduh. Banget malahan. Bertempat di Jalan Bawal No 2, kita bisa menemukan sebuah podjok, yang tidak terlalu besar namun memiliki suasana yanng menyenangkan.

2. Wi-fi nya cuuus
Tidak sekedar nongkrong, makan dan minum. Untuk kita yang senang internetan coba de nongkrong disini, dijamin ngak ngeselin karena harus menunggu lama internetnya. Jaddi ngak lola ya, bisa sambil kerja atau sekedar facebookan dan twitteran.

3. Makanan dan Minuman

Nah, untuk makanan dan minuman yang ditawarkan juga sangat lengkap. Ada milo dinosaurus yang gelasnya gede banget. Tapi Na kalo kesini suka nya pesen cream soup dan minumnya sparkling ice.

4. Harga Terjangkau
Pastinya harga yang ditawarkan juga terjangkau ya, masuklah di kantong anak muda, mulai ribuan lo.

5. Candle Light
Nah, untuk yang mau suasana romantis, boleh lah kunjungi tempat nongkrong yang satu ini. Kalau malam, suasananya romantis euy, ada lampu-lampu atau lilin yang sengaja dihadirkan disini, khusus malam ya. Hahaay, ya iyalah ya, kalo siang kan terang benderang. So, udah ngak bingung lagi kan untuk nyari tempat nongkrong yang asik di Pekanbaru.

Na juga sempat berfoto dadakan untuk undangan di Podjok Tedoeh lhoooo, hihihihi. 

Thursday, September 12, 2013

Trik Mengatasi Printer Bermasalah

Suka kesal kan ya kalo lagi butuh ngeprint, eeh tetiba printer berulah. Kejadian kemarin sama suami, butuh ngeprint, taunya printernya ngadat, trus na saranin untuk nambah tinta, yang ada kesel, tinta jadi belepotan ke tangan. Biasanya printer harus selalu digunakan, hal ini untuk menghindari tinta kering karena tidak terpakai. Nah, printer yang ada di kantor memang sudah beberapa hari tidak ada digunakan, karena tidak ada dokumen yang harus dicetak. Saran: Setiap hari cetaklah meski satu lembar, mungkin nyetak surat cinta gitu atau resep masakan, ntar ditempelin di kulkas.

Hari ini dengan segenap tenaga dan kepasrahan (pasrah kalau harus ganti cartridge) saat suami tidur, Na masuk ke kantor, ngebuka pelan-pelan printer, melapnya dengan tisu dan melapisi kedua tangan Na dengan plastik. Kemarin bagian cokelatnya itu sempat terpegang oleh suami. Permasalahan printer Na ini adalah: tinta ngak keluar eh hanya sedikit yang keluar seperti kehabisan tinta, jadinya tulisan jadi putus-putus dan ngak jarang tulisannya keriting. Permasalahan lainnya adalah terkadang ditengah huruf itu tintanya hilang dan itu segaris panjang. Permasalahan ketiga adalah: ketika tinta selesai diisi dimasukkan kembali, lampunya kedip-kedip seperti tidak masuk dengan pas, padahal udah pas lo masukinnya. Dan bagaimana mengatasinya?

Trik mengatasi printer bermasalah versi Na adalah:

1. Mengisi tinta, tidak usah terlalu banyak. Harusnya cartridge nya kan dilubangi pakai paku trus tintanya disuntik ke sana, kalo Na malah ngebuka tutup cartridge trus menetaskan tinta di atasnya (karena itu kali ya jadi suka kering)

2. Setelah diisi, lalu pergi ke properties, Maintenance---Deep Cleaning, biarkan saja sampai selesai clean, lalu cek

3. Kalau belum bagus, Deep Cleaning lagi, coba lagi cek dengan cara diprint, begitu selanjutnya

4. Tarraaa, dokumennya sudah bisa diprint kalo ketika di cek tintanya sudah tidak putus-putus lagi.

5. Mengatasi lampunya yang kedap kedip setelah isi tinta, coba tekan tombol reset sampe lampunya berhenti kedap-kedip, jadi de, dokumen siap di print.

Intinya sabar sampe tintanya bagus kembali, selamat mencoba :)

Monday, September 9, 2013

Steam Egg Tofu Again, Simply Recipe

Menikmati hari-hari sebagai istri yang notabene kegiatannya akan lebih banyak di rumah, mengurus rumah lebih tepatnya. Kreatif? tentu saja, karena itulah syarat mutlak untuk menyandang gelar istri. Dulu sewaktu sendiri ngak terlalu mikir ya, besok mau masak apa. Tapi sekarang, harus berpikir cepat dan bergerak cepat. Masak yang simpel-simpel pun tak apa asalkan suami bisa tersuguhi sajian yang terjamin nilai gizi dan kebersihannya, perkara enak tidaknya urusan belakangan *lhoooh. Ahaaay tapi enak kok, asal masak ada rasa garamnya tak hambar akan berasa lezat meskipun tidak menggunakan pelezat.
Penampakan sayuran kukusnya

Penampakan Steam Egg Tofu nya


Dan ketika harus tinggal hanya berdua, ya hanya berdua saja, karena kami menjadi penjaga rumah untuk beberapa hari setelah seisi rumah holiday *ceileee ke West Sumatera ono noh. Selepas beberes rumah, dalam artian menyapu, mencuci piring dan mencuci kain serta beres-beres meja, langkah selanjutnya adalah mengajak suami untuk ke pasar. Sempat mikir apa mau ya suami diajak ke pasar, secara laki-laki suka bosen kalau diajak untuk keliling-keliling. Alhamdulillah katanya " Aku akan ikut kemanapun diajak", alahmak, untung ngak ngajaknya ke toilet ya *eeeh kalau itu sendiri aja.

Ke pasar no plan, mau masak apa, ahaaa, jadilah pas sudah sampai pasar beli tahu, mureeeh...mureeeh, beli sayuran, ikan kering, tape, pepaya, apalagi tu ya yang kita beli lupita, sampe beli ikan hias di abang-abang yang jual di depan pasar, sepuluh ribu dapat 2 ikan emas koki. Jadilah pagi itu belanja kita dua puluh ribuan aja, ihiii tapi dapatnya udah banyak banget ya.

Keliling-keliling pasar ternyata buat cape, sampe rumah bisa-bisa terkapar. Bukan keliling-keliling karena nyari barang, tapi keliling-keliling buat nyari jalan keluar (ketahuan jarang ke pasar), akhirnya mentok di kios baju oma, baru ngerti jalan keluar nya. Sepanjang jalan mikir mau dibuat apa belanjaan ini, kepikiran buat steam egg tofu, simply recipe tentunya dan tidak memakai minyak goreng karena hanya dikukus. Seharian kita cuma makan yang serba kukus, untuk sayurnya ada wortel dan buncis juga dikukus.

Resep mudah untuk membuat tahu telur kukus
Bahan:
Tahu (tahu biasa aja kalo na nya, cuma ditiris agar tahu lebih kering)
Telur
Daun sup
Cabe
Garam
Gula
Cara:
Campur semua bahan, untuk daun sup dan cabe dipotong kecil-kecil, setelah semua tercampur rata, masukkan ke dalam cetakan (kalau na pake cetakan kue talam), lalu kukus (kebetulan lagi nanak nasi jadi sekalian aja di tumpangin di nasi).
Untuk sayur juga wortel dan buncis di potong, agak panjang, di masukin aluminium foil diberi sediki minyak zaitun, ditutup lalu ditumpangin juga di nasi...
Nasi masak, lauknya masak, sayurnya masak. Tinggal buat samba lado...Mudah kan?

Wednesday, August 14, 2013

Souvenir Pernikahan Pekanbaru Ya Satu Garis Craft

Satu Garis Craft sebagai vendor souvenir pernikahan, siap menjadi partner dalam acara istimewa, seperti halnya Pesta pernikahan. Tidak perlu bingung mencari souvenir pernikahan yang pas, percayakan saja pada ahlinya, Satu Garis Craft. Berlokasi di Pekanbaru, Riau, vendor souvenir pernikahan ini sudah berpengalaman menjadi partner teman-teman yang melangsungkan resepsi pernikahan. Tidak hanya dari Pekanbaru dan juga Riau, namun peminat Souvenir pernikahan Satu Garis Craft sudah tersebar hampir di seluruh wilayah Nusantara. Sebut saja Sumatera Utara, Sumatera Barat, Jambi, Jakarta, Bandung, Yogyakarta, Bogor, Kepulauan Riau hingga Kalimantan.


Harga yang ditawarkan oleh Souvenir Pernikahan Satu Garis Craft sangat terjangkau. Dimulai dari harga Rp. 1000/pcs, Souvenir pernikahan ini laris manis di pasaran. Aneka bros jilbab, korsase hingga Gantungan kunci tersedia dalam banyak model. Tentunya calon pengantin dapat menentukan sendiri model Souvenir Pernikahan di hari istimewa nya. Warna juga dapat disesuaikan dengan keinginan, karena tersedia juga dalam banyak warna. Tidak hanya itu, kemasan juga dapat ditentukan sendiri, apakah kemasan dengan harga dan bentuk sederhana atau kemasan yang lebih ekslusif.

Souvenir Pernikahan Pekanbaru juga memudahkan teman-teman di Pekanbaru dan wilayah Nusantara untuk memilih sendiri souvenir istimewa di acara istimewanya. Untuk wilayah Pekanbaru, datang saja langsung ke Galeri Satu Garis Craft, Jalan Sekuntum II Ardath, kelurahan Delima, Kecamatan Tampan. Atau bisa melihat koleksi kita melalui toko online Souvenir Pekanbaru Riau.

Monday, July 15, 2013

Wedding Day, Alhamdulillah Lancar

7 Hari puasa, semoga lancar-lancar aja ya puasanya teman-teman. Sudah lama tidak menyambangi blog cantik ini, yang empunya lagi sibuk tak menentu, mulai dari prepare wedding, urusan kerjaan sampe urusan souvenir pernikahan customer, hehehhe. Alhamdulillah masih sibuk-sibuk aja ni.
Minang Version


Alhamdulillah 30 Juni 2013 yang lalu, hari terakhir di bulan Juni kita (ceile, maksudnya Na dan calon suami saat itu) mengikrarkan cinta suci dalam ikatan pernikahan. Bertempat di kediaman Na, acara yang dimulai pukul 09.00 pagi itu berlangsung khidmat. Ngak pake tradisi pingitan, karena hingga hari Sabtu masih ada yang harus diselesaikan, hehehe. Beberapa hari sebelum akad nikah kita ikut nasihat perkawinan di KUA Tampan, kebetulan ngak berapa jauh dari rumah. Jadwalnya jam 09.00 pagi. Sampe di KUA baru ada 1 pasangan yang hadir dari total 6 pasangan. Kita yang kedua. Kebetulan pasangan pertama yang hadir Na kenal. Sama-sama di komunitas Backpacker PKU, Mas Arka dan Icha. Menunggu-menunggu, isi ini itu barulah jam 11.00 kita masuk ruang pelaminan itu untuk mendengarkan nasihat pernikahan. Lepas itu satu-satu pasangan masuk ke ruangan pak kepala KUA, ngak lama habis itu kita pulang. Tapi kita sich ngak langsung pulang, singgah rumah Oeny yang ngak berapa jauh dari KUA. Numpang sholat sekalian nitip undangan. Jumat malam kita adakan prosesi Malam bainai.

Fiuh, kalau ditanya persiapan, lumayan ya cukup menyita waktu. Meskipun beberapa bulan sebelumnya sudah dipersiapkan dengan baik. Ok kembali ke laptop, eh salah, ke acara pernikahan. Pagi-pagi bener Na dah mandi (hehehe, tumben). Soalnya teman-teman yang rias katanya mau datang jam 6, tapi ujung2 nya jam 7. Sebelum make up, sodara-sodara udah pada dateng, trus nanyain macem-macem. Dah mandi? keramas? CD nya ada dilempar ke atap. Wadow aneh-aneh de, yang jelas pagi itu Na mandi tapi ngak keramas, karena malamnya udah keramas. Ok Time to rias-rias. Jam 08.45 Na sms calon suami, udah dimana, karena jam 09.00 teng kita bakal akad nikah. Alhamdulillah udah deket rumah ternyata. Sebelum jam 09.00 riasannya juga selesai.

Ok, Na harus diendapkan dulu di dalam kamar, jadilah Na, wiwin (yang punya pelaminan), aik ( yang rias) dan sari (asisten aik) bercerita panjang lebar. Trus aik nanya, deg-deg an mbk? Hahaha, ngak ada deg-deg an ternyata. Trus deg-deg an nya kapan? ada? ya pasti ada donk ya, jelang Ijab Kabul, jantung serasa berdetak lebih kencang, tangan sedikit gemetar persis ketika Ayah tercinta memanggil nama calon suami. Padahal sebelumnya ada acara permintaan izin dari Ayahanda tercinta, Ridho kah Na dinikahkan dengan pria yang ada di depannya, itu perasaan belum gimana-gimana, walau belum berani menatap wajah calon suami.

Dan ketika, para saksi mengatakan sah, aduw itu rasanya gimana gitu ya. ada haru, senang bahagia, semuanya campur aduk. Apalgi suami dengan mantap menyatakan kabul (keren kamu ya yank). Lepas sah Na baru dipersatukan dengan suami (yeyeyei, akhirnya ktemu suami). Mahar kita sederhana aja "Seperangkat alat sholat dan 1 paket buku panduan pernikahan" karya Asma Nadia.

Waw suami gagah banget dengan balutan beskap nuansa gold itu. Memang nuansa pernikahan kita "Gold and Red". Lepas akad nikah, kita belum bisa sama-sama. Karena suami harus pulang dulu, lepas Zuhur dijemput oleh keluarga Na. Barulah lepas Zuhur, kita ketemuan dan bisa duduk berdua cukup lama, ngamek-ngamek aja.

Selepas Sholat Zuhur, kita ganti pakaian kebesaran Minang, Suntiang. Beginilah rasanya mengenakan suntiang di kepala dengan pakaian serba merah dan emas. Suntiang meskipun katanya sudah ngak seberat dulu tpi buat Na cukup berat. sebelum mengenakan suntiang, ada sanggul yang dibuat dari irisan daun pandang yang menurut Na sich itu rasanya udah serasa make helm. Dan ketika suntiangnya dipasangkan jelas aja itu 2 kali lipat pake helm. Ngak cukup di suntiang baju yang dikenakan karena bahan dasarnya beludru dan berlapis 3 beratnya juga lumayan untuk ukuran badan na yang imut-imut ini.  Pusing, jelas aja Na rasa sangkin beratnya sunting, tapi kata aik, kalo berasa pusing angkat dikit mbk, soalnya dia neken kepala sich. Na lagi pusing-pusingnya aik cs malah asik dengan ice cream di depan Na, hadeeeeuh.

Alhamdulillah acara kita lancar, cerah tanpa hujan. Panasnya juga ngak menyengat. Tendanya cantik, pelaminannya keren, makanan enak dan cukup, alhamdulillah banget pokoknya. Terima kasih yang tidak terhingga untuk Allah SWT dan pendukung acara.
Undangan: percetakan om roni
Tenda: Riau Tenda
Pelaminan: Sakinah
Makanan: Masyarakat RW 10 Kel. Delima
Ice Cream: Riau Ice Cream
Coklat Fountain: Dapur Eva
Milo, Capucino Caramel & Blueberry: Dapur Eva
Sate: Sate Ajo
Soto: Soto Mbah Mami
Foto & Video: Soul Production

Wednesday, June 12, 2013

Banyak Pilihan=Bingung

yuhuuuu, alhamdulillah bisa ada disini lagi. Udah lama absen, lamaaa banget rasanya yak. Maklum sedang melewati beberapa proses yang akan mendewasakan nantinya. Ehoo...ehoooo. Dimulai dari PR Pekerjaan yang seabrek, orderan Souvenir Pernikahan yang alhamdulillah juga sangat banyak dan urusan ahaaay Pernikahan. Hacks, hacks urusan yang terakhir ini yang buat kadang deg deg ser, mulai dari persiapan, administrasi, kumpul keluarga dan lain-lain. Yakin dech kalo ngurusin sendiri yang beginian dijamin, ribet bin  teweweeew dech. Alhamdulillah, banyak yang sayang, banyak yang bantu ngurusin, banyak yang ngasih kemudahan. Pilukkkk....piluk...piluk.

Wew ngomong-ngomong urusan wedding ni, semalam baru aja, cek-cek wedding gown nya. Fuiiiih, Berjam-jam disana, karena milihin bajunya, warnanya, detail-detailnya, hohoho. Jangan bilang, Calon suami akan berikan pilihan yang ada juga dia semakin bingung ujung-ujungnya " Mana yang bagus menurut Na aja". Ampooon pasti, Na juga bingung kan. Ya itulah prosesnya, semakin dihadepkan dengan banyak pilihan yang bagus-bagus, semakin bingung kan....hohoho. Alhamdulillah jelang Magrib, selesai juga menentukan pilihan *eee macam PILKADA. Tanggal resepsi??? Nanti ya, coming soon, hehehe. 

Betewe, eniwei, proses itu selalu mendewasakan :), meskipun kadang cetar-cetar membahana. Di bawa senyum aja, lapangkan hati, ehaaa. Trus ngurus administrasi ribet? PASTI, setidaknya menurut Na :)

Friday, May 31, 2013

Berita Riau, Pekanbaru dan Na

Hai..hai...hai, kalau bilang sibuk, ntr dikira basi ya, tiap kali ngak update blog alasannya Sibuk, hihihi. Kali ini mau cerita seputar Portal Berita Riau yang inovatif, apalagi kalau bukan PekanbaruCo. Mengapa POrtal Berita Riau ini inovatif? bisa cek langsung ke Tekape #OVJ kali ya. Yang pasti Sumber Daya nya anak-anak muda, idenya juga pastinya masih ces pleng...So, Berita Riau ya PekanbaruCo

Ok, kita tinggalkan Berita Riau, tapi sekarang masih bagian dari Riau, yaitu Pekanbaru. Ada apa dengan Pekanbaru? Ini kota kelahiran Na, #Ngak nanyak. Hua, ada apa ini ya di Pekanbaru, sejak kasus dugaan korupsi PON rame banget di sorot, tapi ini perihal beberapa event yang batal diadakan.
1. ISG akhirnya dipindah ke Jekardah, padahal beberapa pihak di Riau udah mempersiapkan (semoga ngak kecewa ya friend)
2. Konser Tunggal Glenn Fredly batal diadakan, alesan panitianya Mas Glenn nya sakit, padahal tidak. Ujung-ujungnya ketahuan pihak penyelenggara yang ngak siap (Promosi nya ngak di Pekanbaru.Co sich) *eeeh
3. Konser Smash juga batal
Ini baru aja hari ini, katanya Smash ditelantarkan di bandara, ngak dijemput berjam-jam. Akhirnya Smashnya nyari hotel sendiri, tapi ngak lama mereka memutuskan untuk pulang, lagi-lagi penyelenggara ngak siap

Yo wes, sekarang tentang Na..
Ahaaay...2 bulan lebih Na tu berkutat dengan felt dan kawan-kawannya...Ngerjain Orderan Souvenir Pernikahan. Ngak putus-putus, orderan silih berganti masuk #Alhamdulillah. Ada beberapa yang rasanya ngak sanggup dikerjakan, sangkin penuhnya tapi customernya maunya order di Na juga, makanya Na harus rela lembur demi customer. E..iya ngomong-ngomong soal Souvenir Pernikahan, yang mau pesan sama Na bisa ya, harga mulai dari 1000/pcs nya udah termasuk packing plastik dan ikat kawat, malah yang order di atas 300 pcs free thanks card lo. Kualitas? Boleh dicoba, dijamin memuaskan. Yang mau lihat-lihat craft lainnya juga bisa berkunjung ke webstore Na ya di Toko Online Souvenir Pekanbaru Riau. Ni penampakan sebagian souvenir yang berhasil diabadikan

Sunday, April 7, 2013

Cerita Di Balik Jambore PAUD 2013

Heilooooo
Duw rasanya udah lama ngak nyambangi si pink ini...ya klasik lagi sich alasannya, busy...ckckckkc.
Alhamdulillah di tengah kesibukan masih sempet untuk ikutan dalam Jambore Paud 2013 Kec Marpoyan Damai Pekanbaru. Acara diadakan di kantor Camat Marpoyan Damai. Sehari sebelumnya diadakan GR karena na masuk di kepanitiaan, tapi ngak bisa dateng karena harus nyari kue untuk anak-anak PAUD kita gitu kan sekalian nemenin si abang, makanya agak lama gitu tertahan di mall. Malamnya ibun sms bilang, besok langsung ke Kantor Camat aja ya ndo. Sebelumnya Na juga ngak tahu tu kantor camatnya dimana.

Setelah prepare kue untuk anak-anak, Kak Sofie juga udah siap-siap. Rencanannya Kak sofie mau ikutan lomba mewarnai sama lomba baca puisi. Dasar bocah, diajarin puisi bentar udah capek dan bosenan. Ya udah Na putusin sama Ayah kak Sofie ikut omba mewarnai aja gitu. Jadinya pagi semalem tu bocah dah siap-siap dengan peralatan tempurnya. Pake bawa bekal segala. Tasnya yang kuning itu udah mirip kayak tas hiking ketimbang mau ikutan lomba, penuh dan beratnya Ya Allah. 

Sembari nyari-nyari alamt kantor camat, Na nya masih sempet-sempetnya telpon2an dengan si abang, hihihihi.Sampe disana, jam 8 kurang dikit. Celingak-celinguk ngeliat ngak ada tanda0tanda ibun dan rombongan. Keluar masuk-keluar masuk eh ngak ada juga. Mau gabung dengan panitia yang lain juga segan gitu, apalgi ngak ikut GR kan. Akhirnya mlih duduk di dekat got, yang sedikit berbau. Ngak tahan, akhirnya kita keluar nyari tempat yang lumayan asik. Akhirnya milih ke depan, sambil nentengin 2 bocah, kak Sofie dan Dek Fikri #asli dah berasa mak-mak na tu bawa dua bocah itu sekaligus, sendiri pulak. Telpon-telpon ibun, sangking betenya nunggu, eh ngak diangkat-angkat. Akhirnya sms si abang, karena udah bete banget. Alamahmak, ternyata salah kirim sms, masuknya malah ke Ibun, wkwkwkkw. Ngak lama si abang telpon, ya lumayanlah bete hilang seketika. Lumayan nunggu akhirnya rombongan Ibun dateng dengan oplet #Biasa dengan oplet langganan.

Masuk ke ruangan, kita ngurus anak-anak bareng, kebetulan Na kebagian ngurusin untuk lomba mewarnai usia 2-4 tahun, tepatnya di teras.Beres-beres, nyiapin anak-anak PAUD kita yang usia 2-4 tahun. Ok rebes, ngak lama acara di mulai. Kebetulan untuk anak-anak Na usia 2-4 tahun yang ikutan lomba mewarnai ngak terlalu banyak. Ada yaya, vaira, queena, Calysta, Bagas sama si dedek. Ok, setelah kita bagikan kertasnya, trus nempelin nomer peserta, anak-anak mulai berkreasi dengan warna masing-masing. Sangkin asiknya, Na lupa anak gadis Na dimana. Ternyata udah diurusin sama bunda Lena nya. Ok. bagus gadis kamu bisa mandiri tanpa bundo. Ok, sejam, sejam setengah, anak-anak udah pada selesai mearnai. Ingat Na sama si gadis, ternyata teman-temannya juga udah pada selesai, eh ternyata kakak masih sangat santai. Baru beberapa bagian yang dia warnai. Aduuuw Nak, waktunya tinggal 1/2 jam lagi. Ternyata yang na takutin kejadian. Ngak selesai mewarnainya, tapi ngak apa de kak, good job nak. 

Habis acara kami malah mengota sama oma, ante ria dan lainnya di teras, sementara si Ibun sibuk ngurusin acara di attas. Ok, lelah jualan juga di luar, Jual Nasi sama ayam kentucky #Dimana ada kesempatan mari kita jualan Na akhinrnya telpon ayah, minta jemput. Sementara kak Sofie sibuk menikmti bekalnya. Ngak lama atuknya dateng, mari kita pulang.

Yang terlihat dan terasa saat Jambore
1. Perut lapar, tapi udah diganjel dengan nasi goreng yang dijual pedagang keliling dengan harga 5rb perak dan makannya berdua adek
2. Ngeliat anak-anak yang tiba-tiba ngerajuk ngak mau ikutan lomba
3. Orang tua sibuk ngerayu anaknya supaya semangta lomba, sampe rela beliin umang-umang gitu.
4. Anak-anak sukak bosenan, baru beberapa menit lomba udah pada bosen
5. Ada yang kabur saat lomba dan milih untuk jajan

Aneh-aneh aja tingkah anak-anak, tapi apapun itu mereka hebat udah bisa berkreasi walau diiringi rasa bosen, malas, bete, kadang seneng dan lainnya.

Thursday, March 28, 2013

Rindu...

Agak melo sikit ya. Long weekend tetapi sepertinya harus dihabiskan di rumah saja. Bukan karena ngak sanggup untuk mengadakan perjalanan ke suatu tempat tetapi lebih kepada Patuh kepada Ayah-Ibu. Kemarin sempet mau rencana liburan ke air terjun, beda kabupaten memang, ya luar kota gitu kan, Ayah langsung bilang "Kalau awak sadang baparetongan ko hindarilah pai jauah-jauah". 

Ok, liburan kali ini harus dinikmati di rumah, ngerjain orderan yang alhamdulillah lumayan banyak ini. Trus masalahnya apa? Rindu...karena liburan pulalah, jadwal penting untuk berdua otomatis ngak ada. Ngak bakal ketmu dullu kayaknya ni, mengingat urusan pribadi sama-sama menyita waktu. Ngak lama memang, nanti waktu kembali bekerja, sama-sama juga akan sudah tersadar dengan urusan masing-masing, karena udah sama-sama masuk kerja. Hihihihi. 

Tapi ya rindu tetap saja rindu. Semoga anak panah kerinduan ini terlesakkan ketika waktu yang pas saja. Membawa sejuta bahkan semiliar rasa kerinduan yang akan kita nikmati bersama.

Tuesday, March 19, 2013

Seberapa Kuatkah Menghadapi Kematian

Umur, Rezeki, Jodoh memang sudah ditentukan Allah, ngak ada yang tahu pasti. Siang itu, dalam suasana duka saat jenazah sudah terbaring tepat di hadapan jamaah Mesjid Lillah, dari sudut mata Na, na liat seorang perempuan muda terisak sendu meski mukena sudah dikenakannya. Pandangannya masih tertuju pada layar ponsel, dipandanginya lekat-lekat layar ponsel tersebut. Siapa sangka tiga bulan mereguk manisnya rumah tangga, kini mereka harus menghadapi kenyataan pilu harus dipisahkan oleh Maut. Perempuan muda itu jauh lebih matang dan lebih dewasa dibandingkan beberapa tahun lalu ketika Na dan dia masih mengenyam pendidikan di kampus yang sama.

Inilah keadaan pilu yang dialami teman Na, Liana. Suami tercintanya harus pergi disaat usia pernikahan mereka baru berjalan tiga bulan. Baru beberapa hari yang lalu Na sempat baca status bang Fitrah yang berharap hasilnya "Positif" lalu beberapa hari kemudian si abang sangat senang dan membuat status lagi mencarikan permintaan cabang bayi dan si ibunya. Jus Leci dan Lengkeng, agak aneh memang terdengar permintaan ana kala itu. Rupa-rupanya, ada bayi mungil yang lagi bermain indah di rahim Ana baru 2 bulan ini. Permintaan bg Fitrah untuk mendapatkan bayi dikabulkan Allah. Namun ada rencana lain dari Allah, karena baru dua bulan usia si cabang bayi di rahim Ana, bg Fitrah sudah harus pergi selama-lamanya.

Sedih, pilu jelas banget terlihat di wajah Ana, ngak hanya Ana, karena beberapa yang hadir di pemakaman semalam juga sempat menitikkan air mata. Manusia hanya berencana, sementara keputusan finalnya ada di Allah.Rencana Umroh berdua di bulan Juni yang sudah mereka rancang terpaksa akan berbeda alurnya. Kematian, siapapun yang ditinggalkan bakal berasa sedih. Tapi mudah-mudahan semua dari kita dikuatkan untuk menghadapinya.

Tuesday, March 12, 2013

Souvenir Pernikahan Lagi

Aduuuw, intensitas mengunjungi si pink agak sedikit dan bolong-obolong karena lagi disibukkan dengan project SOUVENIR PERNIKAHAN. Ya bukan buat nikahan sendiri, tapi kali ini masih ngerjain souvenir pernikahan customer.Ngeburu stok juga di galeri. Bukan apa-apa ngestok in barang itu NA rasa sangat perlu. Itu kebukti

Kemarin tiba-tiba terima pesan di BBM, "Sist souvenir pernikahan yang ready stok ada?" eee kebetulan ada ngestok 200 pcs. Jadinya tinggal nambahin beberapa lagi. Kebetulan mbk Dewi yang ngirimin BBM mintanya 300 pcs, jadi ngejar 100 pcs lagi sehingga ngak berasa pontang-panting ngerjainnya. Belum dapat Asisten craft yang pas ni, jadi masih ngerjain sendiri aja.

Malamnya mbak dewi sendiri yang menjemput padahal itu tanggal 2 dan beliau acaranya tanggal 5. Sempet kelewat lagi galleri Satu Garis Craft nya. Tapi, finally ketemu juga. Happy wedding ya mbak cantik, semoga Souvenir Pernikahan nya berkesan ya :) Barakallah. Yang lain yang mau pesen Souvenir Pernikahan bisa di kita, bisa lihat dulu contoh-contohnya di toko online http://souvenir.pekanbaru.co/ atau ke Galeri satu Garis Craft jalan Sekuntum 2 Ardath. Harga murah tapi ngak murahan lo dari segi kualitas dan bentuk :)

Monday, March 4, 2013

Semur Jengkol dan Nasi Timbel

Malam, baru balik setelah harus ngetem di suatu tempat untuk urusan kerjaan dan orderan. Lelah, tapi tidak perna lelah untuk menyambangi si cantik ini. Mau cerita beberapa hari yang lalu. Ini hobi baru nampaknya, intensitas keluar rumah yang semakin sering belakangan jadi hobi untuk menjelajah tempat-tempat makan baru di Pekanbaru. Ini cerita Minggu kemarin, kebetulan lagi ada acara Talkshow dengan Mas Indra Noveldy Penulis Menikah Untuk Bahagia. Selepas acara, ngobrol bentar dengan Store Manager Gramedia Pekanbaru Mas Alvin, trus kita cabut karena perut juga udah laper banget. Tujuannya ngak lain ngak bukan adalah tempat makan, tentunya yang tidak begitu jauh dari Gramedia. 

Keluar Parkiran Na udah bilang ke rekan, arahin kendaraan ke Gobah. Karena di Gobah itu biasanya banyak banget tempat makan, ada ampera juga yang murah tapi rasanya maknyuz. Tapi siang ini kita mau sesuatu yang berbeda dan ingatlah satu tempat makan yang punya menu berbeda. Semur Jengkol, seumur-umur belum pernah nyicip semur jengkol, jadi buat penasaran abis, gimana rasanya. Kalau biasanya Na sukak makan gulai jengkol atau jengkol goreng disambal sama ikan Tamban. Asiiik, ngak perlu waktu lama untuk mencarai tempat makan itu, karena sebelumnya pas Kopdar bersama Komunitas Tangan Di Atas (TDA) kita juga udah melewati rumah makan itu. Ok, santai aja jalan motornya dan akhirnya kita sampai. 


Sampai di sana disambut ramah. Kesan pertama, ni resto asik banget, bersih cantik tru tempatny seru banget cuy.Tepatnya di Jalan Kapling "Ayam Goreng Lembang". Ok, makanan udah dipesan, ngak lupa di dalamnya, Semur Jengkol, Nasi timbel Lengkap Jus Timun. Mbak nyanawarin ayamnya mau di bakar atau di goreng? Karena udah kelaparan kita pilih di goreng aja. Ngak lama, pesanan datang. Ihaaa, Markimak. Pertama yang na cobain itu semur jengkol. Mmm, enaaak, rasa rendang tapi ada manis-manisnya. Cobain nasi timbelnya, mmm, mantaaap. Sambalnya dasyat, apalagi nasi timbelnya itu dibungkus daun kan nya, wangi. Jadilah makan siang kali ini lahapnya luar biasa, sampe nambuh,ckckck. Sayur asemnya juga mantap bana.

Thursday, February 28, 2013

Ada Cinta Dalam Perpanjangan Usia

Tak semua tahu mengenai Komunitas yang satu ini. Komunitas yang telah banyak menuai cinta. Cinta terhadap dunia tulis menulis, cinta terhadap dunia baca. Blog, inilah cinta baru yang mulai bersemi di 2009 silam. Tidak berapa lama setelah Na mengenal dunia blogging usut punya usut, karena rasa ingin tahu yang sangat besar pula pada masa itu, ketemulah di mesin pencarian Komunitas Blogger untuk Pekanbaru yang punya nama Komunitas Blogger Bertuah. Tidak berselang lama, setelah add facebook komunitas tersebut, punya kesempatan untuk Kopdar Perdana dengan komunitas ini tepatnya di 31 Oktober 2010, ceritanya cek di Kopdar Pertama Na di Bertuah.

Hari berganti, pasang surut keinginan untuk menulis, membaca, silahturahmi antar blog juga sempat Na alamin. Tapi ya itulah kehidupan. Ngerasain juga malasnya nulis, sampe blognya bersawang. Malas BW, malas baca, Ya Tuhan, ampuni Na, maapin Na juga ya man teman, belum ada BW-BW. Ok, kita kembali lagi ni cerita Komunitas yang lagi berbahagia hari ini karena Milad yang ke 4, ya Komunitas Blogger Bertuah Donk.

Sekilas Tentang Komunitas Blogger Bertuah
Komunitas ini didirikan tepat 4 tahun silam, dimana ada 11 blogger pada awalnya yang berkumpul di taman Riau Pos. Kalo Na kenal dari awal mungkin Na nambah jadi 12 gitu kan. Penggagas acara ngumpul untuk membentuk komunitas ini lahir dari seorang Blogger Cowok yang sekarang lebih dikenal dengan nama "Datuk Bertuah". Setelah berbincang dengan Hendrawan Kariman, maka sang datuk mengumpulkan beberapa teman di maya dan mengajak mereka berkumpul. Jadilah itu komunitas Blogger Bertuah Pekanbaru. Bertuah mungkin ini diambil dari julukan Pekanbaru sebagai Kota Bertuah, it's means Bersih, Tertib, Usaha Bersama Aman dan Harmonis.

4 tahun bukan waktu yang sangat mentahlah untuk sebuah Komunitas. Di usia nya yang masih usia PAUD ini komunitas Blogger Pekanbaru ini sudah banyak berpartisipasi dalam berbagai kegiatan, terlibat langsung kemasyarakat dan lainnya. Kegiatan-kegiatan besar di Antara pertemuan dengan komunitas Blogger lain seIndonesia, Se ASEAN dan yang baru-baru ini masih gress-gress nya Workshop UKM RIAU GOES ONLINE bekerja sama dengan Google dan PANDI. Secara Umum, Komunitas Blogger Bertuah tidak hanya dikenal dikalangan anak-anak sekolah, karena kita juga sudah sangat Dekat dengan UKM di Pekanbaru #Piluk-piluk UKM RIAU. Namun jika diibaratkan mahasiswa ni, usia 4 tahun usia belajar yang lagi mateng2nya, bisa jadi udah wisuda, atau masih galau karena mikirin tugas Akhir. 

Bertuah, 4 Tahun sudah memberikan banyak pencerahan untuk Anggota, pengurus bahkan simpatisan. Banyak keceriaan yang kadang juga harus berbalut sedih. Tapi sekali lagi inilah dinamika suatu kelompok. Seyogyanya saling menopang, menguatkan, memberi semangat untuk hal-hal baik. Kita bisa karena kita mau, kita mau karena kita suka. Ada cinta diperjalanan 4 tahun ini. Mustahil hal besar, kokoh, solit akan didapatkan bila nihil kasih sayang sebagai penguat tonggok kebersamaan.

Bertuah, ini komunitas pertama Na di luar kampus yang memberikan dampak sangat luar biasa. Ini komunitas hebat yang diisi orang-orang hebat pula. Bisa dibilang, komunitas Blogger ini komunitas yang cukup disegani di Pekanbaru bahkan Indonesia. Setidaknya teman-teman Blogger daerah lain, tau dengan komunitas yang satu ini. 

Selamat Milad Komunitas Blogger Bertuah, tetap sederhana dalam bersikap kaya dalam karya, hidup dengan penuh cinta. Karena dengan cinta hal berat sekalipun akan dapat kita rasa ringan, kita pikul bersama. Membawa nama besar ke seluruh penjuru Indonesia, bahkan dunia, menjadi komunitas yang berkarya bukan sekedar cerita :) Semoga Komunitas Blogger Bertuah kedepan bertumbuh kembang dengan lebih baik lagi.
Yang tersisa di Milad Ke 2
Yang tersisa di Milad ke 3

Sunday, February 24, 2013

Ayam Bakar Madu Wan Abud

Hulaaaa, Senin, selalu excited ngadapinnya. Selesai sarapan dengan nasi rasanya lega banget. Kenapa harus makan nasi sarapannya? Hihihih, karena semalam usai acara di Gramedia Pekanbaru kita cari makan, enak banget makan pake semur jengkol sampe nambuh dan itu buat kenyang. Trus malamnya ngak sanggup makan lagi pulang-pulang dah hoam-hoam aja, selesai tugas ngetweet langsung taidor aja. Pagi-pagi bangun, perut lapar banget. Makanya langsung menghajar nasi aja buat sarapan.

Ok, Na mau cerita seputar Ayam Bakar Madu yang rasanya amboooiii enaknya. Udah beberapa pekan yang lalu sebenarnya kita makan Ayam Bakar. Tepatnya ketika sempat berkumpul sebentar dengan Pak Teguh VP nya Komunitas Tangan Di Atas. Lumayan Rame, sekitar 20 orang hadir. Ini ni yang Na suka dari komunitas satu ini, solid mamen. Padahal ini acara dadakan, diinfo juga dadakan, sesuai SMS jam 6 sore, sebelum jam 6 kita udah berangkat siap dengan amunisi mukenah. Belum tau ni pasti TKP nya dimana, sambil mencari-cari, Azan Magri udah berkumandang, ya kita buru-buru merapat ke Mesjid walau belum dapat ni tempat ngumpulnya yang mana. Lepas Magrib, kita cari lagi, capek mencari akhirnya Na sms aja mbk vivinya nanyain TKP nya sebelah mana sich...Ngak lama dibalas dan kita ketemulah tu tempat.

Nah kebetulan tempat makan malam itu yang punya Abud salah satu member TDA juga. Menu utamanya Ayam Bakar Madu. Asik, setelah pesan, kita lanjut sharingnya seputar Growing Business. Ngak lama, ahaaa, dateng de makanan, Ayam Bakar Madu...Nah, ni yang mau kesini tepatnya ada di Jalan Kapling dalam komplek Bengkel yang depannya ada Ayam Bakar lembang, adanya cuma Malam hari lo. Soal rasa? maknyoooz, enak mamen. Perpaduan madu yang manis dan gurih dari rasa ayamnya dicampur cabenya yang cetar bikin makan malam kali ini berasa kumplit. Selepas ngobrol, pak Teguhnya harus ke Bandara, siap-siap mau bayar mbk Vivi malah bilang "malam ini gw yang traktir" Assseeek, semakin komplit de rasanya. Soal harga disini juga ngak mahal kok, sesuai dengan kantongnya mahasiswa :)

Wednesday, February 20, 2013

Resep Brownies Kukus

Hulaaa, Isnin, Timenya buat mewujudkan mimpi setelah sedikit rileks di Ahad. Sabtu malam Pekanbaru diguyur hujan. Lebat selebat-lebatnya. Tentu saja kalau sudah lebat hujan, ngak bisa keluar sementara perut laparnya ngak nanggung ya. Pelarian biasanya dapur, cek isi kulkas dan beraksi. Tapi kali ini mau beraksi apa? Tentunya beraksi yang cepat tapi enak gitu, karena mengingat Lepas Isya di rumah akan ada tamu jauh. Ada silahturahmi bersama keluarga calon suami, ngak lucu ya harus bulak-balik ke dapur kalo tamunya dateng...ihihihihi.
Akhirnya Na ingat ada mbak cantik dari Selayar yang kemarin buat brownies yang katanya kue gagal dan dijamin ngak bakal gagal, Mbak Octavia Nur Hasanah. Cek ketersediaan bahan di kulkas dengan bahan resepnya Alhamdulillah semua ada, kecuali kenari. Ndak apalah, emang Na juga tidak terlalu suka kacang. Btw, setelah berhasil membuatnya, memang gampang banget lo, bahannya juga ngak banyak yang dibutuhin. Ngak percaya? Ni na kasih liat aja resepnya, hasil dari ngintip dapurnya mbk Octa Resep Brownies tetapi dengan beberapa perubahan, karena harus menyesuaikan dengan keadaan di dapur Na malam minggu yang indah hujan itu. Orait, cekidot...


Resep Brownies Kukus
Bahan
125 gram DCC Na pake Cholata (sama kayak resepnya mbk Octa, karena katanya semakin coklat yang kita gunakan, maka hasilnya akan semakin bagus), jangan lupa dipotong-potong ya man teman
63 gram Margarin (Na pake 1/2 resep dri Mbak Octa)
2,5 sendok tepung (belanjung)
1 sendok gula (optional, kali ini orang manis suka manis)
1/4 sendok teh baking powder (seujung sendok makan aja)
Seujung sendok makan juga vanili (Na pakai yang bubuk ngak pasta)
1 buah telur

Cara membuat
Lelehkan margarin dengan api kecil, setelah meleleh seluruhnya matikan api, masukkan coklat yang sudah dipotong, aduk-aduk, sisihkan.
Kocok telur, kalo na dengan mixer cukup 1 menit sajjah sampai di mengembang dan warnanya udah berubah agak putih, matikan mixer, masukkan coklat yang sudah dilelehkan, tepung terigu, gula, baking powder dan vanili, aduk rata.
Na olesin dulu cetakan brownies yang na beli udah lama, tapi baru kali ini dipake dengan margarin (takut lengket), trus masukin adonan ke cetakan. Kalau mbk Octa dibakar adonannya, Na karena lagi malas ngeluarin otang, Nekad ngukus aja dech, sekalian mau test panci baru yang kemarin habis demo dari MCC. Ok, time to ngukus, nah ini na yang kurang tau berapa lama, karena udah ngak terperhatikan lagi, karena ibadah Isya juga kan.Selain itu Na lagi galau beliau menantikan calon mertua yang akan bersilahturahmi malam itu. Yang Na tau sampe busa-busa di adonan habis aja gitu. #Lain kali dicatet de waktunya berapa lama.

Saturday, February 16, 2013

Jelang Pergantian Status

Haiii...Udah Minggu lagi, rasanya baru kemarin Senin, ini sudah  akan Senin lagi, dan ini kadang sering buat Galau. Hai, apa pasal ini judul post hari ini. Just Share atau mungkin meminta masukan jelang Pergantian status. Bukan pergantian status facebook atau status KTP dan lain sebagainya. Tetapi ini kompleks #Duw kan Minggu gini masih sempet mikir berat.

Alhamdulillah waktu itu tidak lama lagi akan dijelang. Pastinya ngak luput dari berbagai persiapan. Persiapan mental, persiapan iman. Status dari wanita lajang menjadi Istri itu memang tidak segampang membalik telapak tangan. Menjadi istri saja? tentu tidak, istri istimewa, istri solehah. #bener-bener berat kan? 

Bahagia itu bermula dari Keluarga, dari satu langkah menuju 1000 langkah atau lebih. Pedoman utama, harus banyak-banyak dibaca dan diamalkan. Mematahkan ego yang mungkin selama ini ada tentang hidup tentang agama. Persiapan menjadi makmum ini juga ngak kalah banyak dengan persiapan menjadi imam #yakinlah everyting gonna be ok. 

Jelang pergantian status jalannya juga ngak lurus-lurus ajah. Banyak kerikil di depan yang akan kita lewati, banyak angin kencang yang semakin berhembus kencang seiring pohon iman dan niat yang semakin tinggi. Fitnah, cerita miring atau apalah namanya pasti akan ada dan ini Insya Allah akan semakin melancarkan niat suci, jalan indah kita. Buat Na, cukuplah saat ini restu orang Tua dan Insya Allah Ridho Allah. 

Banyak cerita yang selalu Na ceritakan ke Ibu, teman curhat Na yang setia. Dengan sabar, nasihat-nasihat kecil kadang keluar dari bibirnya. Kata Ibu, memang ngak mudah Nak, tapi yakinlah ketika niat kalian suci ada jalan indah dari Allah untuk hal ini, jangan mnyerah untuk memperjuangkan hal benar ya, sambil senyum khas nya Na lihat.

Semoga jalan untuk menambatkan hati di dermaga cinta suci membina keluarga Sakinah, Mawaddah, warahmah semakin dipermudah Allah...
Mohon Doa Restudari yang lain juga ya :)

Thursday, February 14, 2013

Nasi Rawon dan Ar-rahman

Beberapa hari yang lalu saat aktivitas lagi padat sore hati, tiba-tiba ada yang sms "Lagi makan nasi rawon". Ini yang pada akhirnya buat rasa penasaran berada pada tingkat Dewa. Nasi Rawon? bende ape?Alahmak, susah pule die menggambarkan ke Na, ape bende Nasi Rawon tu. Tapi tak perlu bingung, Na searching dan dikatakan om wiki, Nasi rawon itu menu berupa sup daging gitu, tapi dengan bumbu khas karena ada kluweknya gitu. Dan karena rasa penasaran yang tingkat dewa, Rabu 13 Februari 2013, kita hunting Nasi rawon.

Niatan buat makan nasi rawon meledaknya baru di jalan. Seharus mengurus sesuatu di suatu tempat, mau mobile ke tempat lain, tapi waktunya nanggung udah jam 12, jam nya orang-orang kantor istirahat. Dari pada melongo longo aja ntar ketemu orang tapi orang yang dicari lagi istirahat siang jadilah kita makan aja. Awalnya bingung mau makan apa, pengennya ampera lagi #hah, ampera lagi. Bukan apa-apa, meskipun ngak di Palembang, tapi kita doyan makan nasi ampera. Harganya terjangkau di kantong jadi ngak buat kantong bolong. Jadi kalau teman-teman berkunjung ke Pekanbaru, makan nasi ampera ngak mengapa kok, selain harganya murah meriah euy, rasanya juga enak. Walau ni ya, ngak semua ampera rasanya best di lidah #lidah siapa dulu? hihihi, lidah Na pastinya. Ntar kalo mau main ke Pekanbaru, kontak-kontak aja Na via twitter @Neynanaya ntar Na temenin jalan-jalan.

Masih ragu ni ceritanya di kendaraan antara mau makan mie dan bakso-baksoan atau makan nasi ampera. Akhirnya milih cepat aja dan Na nanya "nasi rawon itu kayak apa ya?" #nanya lagi ni edisinya. Yang ditanyain langsung jawab, Mau nyoba?...eeei, seperti bidadari yang diturunkan dari langit (apa hubungannya) yang pasti mau banget. Orang udah kepunan nya dari kemarin-kemarin lagi. Ok, akhirnya kita melaju ke yang jual nasi rawon. Tepatnya di Jalan Pepaya, di samping Plaza Citra, kalo anak Pekanbaru bilangnya Matol. Nah disana ada warung kecil, namanya Warung Nganjuk. Mungkin si empunya warung berasal dari daerah Nganjuk mungkin ya. Kesan pertama, ni warung makan rame amir, apa karena tempatnya kecil jadi terkesan rame ya. Nyari tempat duduk aja susyaaah, penuh. Sempet megang kursi kosong, tapi tiba-tiba ada abapk2 bilang ada orangnya. Hantu kali ye yang duduk disana, belakangan Na ketahui ada seorang bapak dan beberapa ibu-ibu berpakaian dinas yang duduk di meja itu. Tempatnya bersih, malah di pojokan dekat kita duduk, ada tulisan "Kritik dan Saran silahkan disampaikan ke 0852******". 

Pastinya pesan nasi rawon, ngak lama nasi nya dateng. Pas banget disaat perut juga sudah mulai lapar #belum lapar lo ya, hanya sudah mulai lapar. Ok, seketika Na tau apa itu nasi rawon. Mirip sup seperti yang om wiki bilang, isinya daging yang diiris-iris. Ada Nasi, cabe, toge mentah dan kerupuk udang. Bismillahirahmanirrahim. Baca doa, nyam-nyam, enak...
Enak beneran, rasa makan sup daging, sensasi sambelnya yang pedes juga mantap, ditambah perpaduan toge mentah (yang sebenarnya na kurang suka menggigit toge mentah ini). Off roll enak...nyam-nyam. Selepas makan, istirahat sejenak azan pun berkumandang dari meskid Ar-rahman. Ini mesjid tertua kedua di Pekanbaru. Buruan Bayar, dan ternyara harga satu porsi nasi rawonnya Rp. 14.000,- (Agak mahal ya pemirsah, karena ini persis 2x lipat harga nasi ampera). Kita bergegas ke Ar-rahman. Sampe di Ar-rahman lagi ceramah menjelang masuk khamat. Alhamdulillah jadinya ngak telat untuk jamaah siang itu di Ar-Rahman.

Saturday, February 2, 2013

Sumbar Aku Kembali

Wew, selamat malam. Selamat malam minggu. Barusan di YM ada yang nanya "Eh ini malam minggu ya?" helllow, jangan keasikan kerja, rileks dikitlaah. Ihaa, ini cerita liburan kemarin ke Sumbar. Ceritanya sich hanya jalan-jalan, pusing-pusing Sumbar sahaja. Perjalanan dimulai pukul 06.00 pagi, saat masih gelap. Dengan bismillah kita berangkat. Mendekati jam 10 pagi akhirnya berhenti di rumah makan untuk makan dulu. Ceritanya sarapan dirapel dengan makan siang, karena waktunya tanggung gitu. Berhenti di RM Terang Bulan, tapi sumpah pagi itu ngak ada bulannya. (Jahahah).

Karena masih pagi, sambal yang dihidang di rumah makan pastinya juga masih ala kadarnya. Pihak rumah makan juga sadar betul akan kekurangannya pagi ini seraya langsung memohon maaf "Hanya ini baru lauk yang masak". Oww tidak masalah, si Ayah langsung nyeletuk hebat. Paruik litak ba'a lai kecek ayah. Banyak yang kecewa agaknya pagi itu, karena Na dengar dari meja belakang "Iko se samba nyo?" "Ndak ado dagiang?". Haiyaa memang yang pagi itu ada baru ikan dan ayam saja. Untuk daging atau tepatnya dendeng yang menjadi khas Rumah Makan itu belum masak.

Kecewa rasanya, ngak dapat merasakan dendeng di rumah makan itu, secara kan makan disana sekali seabad (eeh seabad itu berapa lama ya). Na makan dengan ayam goreng, kakak makan dengan gulai telur. ibu makan dengan gulai ayam sama amak, ayah makan sama ikan begitu juga pak dank.

Perjalanan dilanjutkan dengan menempuh jalan ratusan meter menuju tempat jalan-jalan. Kenapa demikian? karena kita ngak tau tujuan. Ya niatnya jalan-jalan saja. Melewati bukit demi bukit, berbelok-belok, akhirnya kita temui Danau Singkarak. Waaah seluas mata memandang, aiiiir...uaaaaw cantiiiiik. Na kira hanya menyusuri tepi danau Singkarak aja, eh taunya Ayah mau berhenti. Asiiik, foto-foto.Santai di tepi danau dengan hembusan angin yang hilir mudik dari pohon pinus. Ini kali pertama Na ke Danau Singkarak. Di beberapa daerah Na cium agak anyir ikan seperti bau makanan ikan, tapi ngak ada tanda ada ikan (keramah atau apa gitu). Tapi disebagian lain, hijau air danaunya, enak memandangnya.  Puas di tepi danau kita balik, rencananya mau singgah di Padang Panjang, namun hujan saat itu jadi kita capcuuus ke Maninjau...

To Be Continue ya,,,Karena ceritanya panjang