Saturday, February 2, 2013

Sumbar Aku Kembali

Wew, selamat malam. Selamat malam minggu. Barusan di YM ada yang nanya "Eh ini malam minggu ya?" helllow, jangan keasikan kerja, rileks dikitlaah. Ihaa, ini cerita liburan kemarin ke Sumbar. Ceritanya sich hanya jalan-jalan, pusing-pusing Sumbar sahaja. Perjalanan dimulai pukul 06.00 pagi, saat masih gelap. Dengan bismillah kita berangkat. Mendekati jam 10 pagi akhirnya berhenti di rumah makan untuk makan dulu. Ceritanya sarapan dirapel dengan makan siang, karena waktunya tanggung gitu. Berhenti di RM Terang Bulan, tapi sumpah pagi itu ngak ada bulannya. (Jahahah).

Karena masih pagi, sambal yang dihidang di rumah makan pastinya juga masih ala kadarnya. Pihak rumah makan juga sadar betul akan kekurangannya pagi ini seraya langsung memohon maaf "Hanya ini baru lauk yang masak". Oww tidak masalah, si Ayah langsung nyeletuk hebat. Paruik litak ba'a lai kecek ayah. Banyak yang kecewa agaknya pagi itu, karena Na dengar dari meja belakang "Iko se samba nyo?" "Ndak ado dagiang?". Haiyaa memang yang pagi itu ada baru ikan dan ayam saja. Untuk daging atau tepatnya dendeng yang menjadi khas Rumah Makan itu belum masak.

Kecewa rasanya, ngak dapat merasakan dendeng di rumah makan itu, secara kan makan disana sekali seabad (eeh seabad itu berapa lama ya). Na makan dengan ayam goreng, kakak makan dengan gulai telur. ibu makan dengan gulai ayam sama amak, ayah makan sama ikan begitu juga pak dank.

Perjalanan dilanjutkan dengan menempuh jalan ratusan meter menuju tempat jalan-jalan. Kenapa demikian? karena kita ngak tau tujuan. Ya niatnya jalan-jalan saja. Melewati bukit demi bukit, berbelok-belok, akhirnya kita temui Danau Singkarak. Waaah seluas mata memandang, aiiiir...uaaaaw cantiiiiik. Na kira hanya menyusuri tepi danau Singkarak aja, eh taunya Ayah mau berhenti. Asiiik, foto-foto.Santai di tepi danau dengan hembusan angin yang hilir mudik dari pohon pinus. Ini kali pertama Na ke Danau Singkarak. Di beberapa daerah Na cium agak anyir ikan seperti bau makanan ikan, tapi ngak ada tanda ada ikan (keramah atau apa gitu). Tapi disebagian lain, hijau air danaunya, enak memandangnya.  Puas di tepi danau kita balik, rencananya mau singgah di Padang Panjang, namun hujan saat itu jadi kita capcuuus ke Maninjau...

To Be Continue ya,,,Karena ceritanya panjang